• KEISLAMAN

Terlilit Utang? Jangan Panik, Ini Doa-doa Mustajab Agar Segera Lunas

Vaza Diva Fadhillah Akbar | Minggu, 13/07/2025
Terlilit Utang? Jangan Panik, Ini Doa-doa Mustajab Agar Segera Lunas Ilustrasi - ini doa-doa yang dianjurkan ketika Anda mengalami masalah utang (Foto: AI)

Jakarta, Terasmuslim.com - Lilitan utang bisa menjadi beban berat yang menimbulkan kegelisahan, kekhawatiran, bahkan keputusasaan. Dalam ajaran Islam, utang adalah amanah yang wajib dilunasi.

Rasulullah SAW pun sangat menekankan pentingnya melunasi utang, bahkan jiwa seorang mukmin bisa "tergantung" oleh utangnya hingga terbayar di akhirat kelak.

Namun, Islam tidak hanya memerintahkan untuk melunasi, tetapi juga memberikan jalan keluar spiritual melalui doa.

Doa adalah jembatan penghubung antara hamba dan Allah SWT, tempat kita berserah diri dan memohon pertolongan.

Berikut adalah beberapa doa yang diajarkan Nabi Muhammad SAW untuk memohon kemudahan melunasi utang dan menenangkan hati:

1. Doa Berlindung dari Lilitan Utang dan Berbagai Beban Hidup

Doa ini adalah salah satu doa yang sering dibaca oleh Rasulullah SAW, menunjukkan betapa beliau pun memohon perlindungan dari beban utang dan segala bentuk kesedihan yang menyertainya.

اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنَ الْهَمِّ وَالْحَزَنِ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنَ الْعَجْزِ وَالْكَسَلِ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنَ الْجُبْنِ وَالْبُخْلِ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ غَلَبَةِ الدَّيْنِ وَقَهْرِ الرِّجَالِ

Allāhumma innī a‘ūdzu bika minal hammi wal hazan, wa a‘ūdzu bika minal ‘ajzi wal kasal, wa a‘ūdzu bika minal jubni wal bukhl, wa a‘ūdzu bika min ghalabatid daini wa qahrir rijāl.

"Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari kegundahan dan kesedihan. Aku berlindung kepada-Mu dari kelemahan dan kemalasan. Aku berlindung kepada-Mu dari sifat pengecut dan kikir. Dan aku berlindung kepada-Mu dari lilitan utang dan penindasan orang." (HR. Bukhari)

Doa ini sangat komprehensif, mencakup perlindungan dari kesedihan, kemalasan, sifat buruk, hingga tekanan utang dan orang lain. Membacanya secara rutin diharapkan dapat melapangkan hati dan memberikan kekuatan.

2. Doa agar Dicukupkan Rezeki Halal dan Tidak Bergantung pada Selain Allah

Doa ini diajarkan Rasulullah SAW kepada sahabat Ali bin Abi Thalib RA, dan disebutkan dapat melunasi utang sebesar gunung sekalipun, dengan izin Allah.

اللَّهُمَّ اكْفِنِي بِحَلَالِكَ عَنْ حَرَامِكَ وَأَغْنِنِي بِفَضْلِكَ عَمَّنْ سِوَاكَ

Allāhummakfinī bi halālika ‘an harāmik, wa aghninī bi fadhlika ‘amman siwāk.

"Ya Allah, cukupkanlah aku dengan rezeki-Mu yang halal (hingga aku terhindar) dari yang haram. Perkayalah aku dengan karunia-Mu (hingga aku tidak meminta) kepada selain-Mu." (HR. Tirmidzi)

Doa ini menekankan permohonan rezeki yang halal sebagai sumber utama pelunasan utang, sekaligus mengajarkan kita untuk hanya bergantung sepenuhnya kepada karunia Allah.

3. Doa Memohon Rahmat Allah untuk Melunasi Utang

Doa ini diriwayatkan dari sahabat Mu`adz bin Jabal, yang pernah diajarkan oleh Rasulullah SAW ketika Mu`adz terlilit utang.

اللَّهُمَّ فَارِجَ الْهَمِّ وَكَاشِفَ الْكَرْبِ، دَعْوَةَ الْمُضْطَرِّينَ رَحْمَنَ الدُّنْيَا وَالآخِرَةِ وَرَحِيمَهُمَا، ارْحَمْنِي فِي قَضَاءِ دَيْنِي رَحْمَةً تُغْنِينِي بِهَا عَنْ رَحْمَةِ مَنْ سِوَاكَ

Allāhumma fārijal hammi wa kāsyifal karbi, da‘watil mudhtharrīna rahmānad dunyā wal ākhirati wa rahīmahumā. Irhamnī fī qadhā’i dainī rahmatan tughnīnī bihā ‘an rahmati man siwāka.

"Ya Allah, Yang menghilangkan kegundahan, Yang menghilangkan kesusahan, Yang mengabulkan doa orang-orang yang terdesak. Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang di dunia dan akhirat, dan menyayangi keduanya. Kasihanilah aku dalam melunasi utangku, dengan rahmat yang dengannya aku tidak membutuhkan rahmat selain dari-Mu." (HR. Thabrani)

Doa ini adalah bentuk permohonan belas kasihan Allah secara spesifik untuk masalah utang, dengan harapan Allah akan memberikan jalan keluar yang tidak terduga.