Ilustrasi - ini bacaan dan arti dari Sholawat Fatih (Foto: ADVENTISTHEALTHCARE)
Jakarta, Terasmuslim.com - Di tengah kehidupan yang penuh tantangan dan rezeki yang terkadang terasa tersendat, umat Islam diajarkan untuk memperkuat ikhtiar lahiriah dengan amalan spiritual.
Salah satu bentuk ikhtiar batiniah yang banyak diamalkan adalah membaca Sholawat Fatih, yang diyakini membawa keberkahan dan menjadi wasilah terbukanya pintu rezeki dari Allah SWT.
Sholawat Fatih dikenal luas di kalangan ulama tarekat dan masyarakat Muslim sebagai sholawat agung yang memuji Nabi Muhammad SAW sebagai pembuka segala kebaikan.
Sholawat ini bukan hanya bentuk cinta kepada Rasulullah, tapi juga diyakini memiliki keutamaan luar biasa dalam kehidupan dunia dan akhirat.
Lafal Sholawat Fatih
اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ ٱلْفَاتِحِ لِمَا أُغْلِقَ، وَٱلْخَاتِمِ لِمَا سَبَقَ، نَاصِرِ ٱلْحَقِّ بِٱلْحَقِّ، وَٱلْهَادِي إِلَىٰ صِرَاطِكَ ٱلْمُسْتَقِيمِ، وَعَلَىٰ آلِهِ وَصَحْبِهِ حَقَّ قَدْرِهِ وَمِقْدَارِهِ ٱلْعَظِيمِ
"Allahumma shalli ‘ala Sayyidina Muhammadil fatihi lima ughliqa, wal khatimi lima sabaqa, nashiril haqqi bil haqqi, wal haadi ila shiratika al-mustaqiim, wa ‘ala aalihi wa shahbihi haqqa qadrihi wa miqdarihil ‘azhiim."
“Ya Allah, limpahkanlah rahmat kepada junjungan kami Nabi Muhammad, sang pembuka bagi apa yang tertutup, sang penutup bagi apa yang telah lalu, penolong kebenaran dengan kebenaran, dan penunjuk ke jalan-Mu yang lurus. Semoga rahmat tercurah juga kepada keluarganya dan para sahabatnya, dengan hak derajat dan kedudukan agungnya.”
Para ulama dan ahli tarekat menyarankan agar Sholawat Fatih dibaca sebanyak 11 kali, 41 kali, hingga 100 kali setiap hari tergantung kebutuhan dan kemampuan.
Bagi yang sedang mengalami kesulitan rezeki, dianjurkan untuk membacanya secara istiqamah minimal 11 kali setelah salat fardhu atau sebelum tidur.
Sholawat Fatih adalah salah satu bentuk kecintaan kepada Rasulullah SAW yang sarat makna dan keutamaan.
Dalam kondisi kehidupan yang semakin kompleks, mengamalkan sholawat ini secara rutin dapat menjadi sumber kekuatan ruhani sekaligus jalan untuk memohon kelapangan rezeki kepada Allah SWT.
“Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Wahai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kalian untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya.” (QS. Al-Ahzab: 56)