• KEISLAMAN

Patrol Sahur, Tradisi Ramadan Sejak Zaman Rasulullah SAW

Vaza Diva Fadhillah Akbar | Minggu, 23/03/2025
Patrol Sahur, Tradisi Ramadan Sejak Zaman Rasulullah SAW Ilustrasi (Foto: detik)

Terasmuslim.com - Patrol sahur menjadi bagian tak terpisahkan dari tradisi Ramadan di berbagai daerah, terutama di Indonesia. Suara tabuhan bedug, kentongan, hingga alat musik modern mengiringi kelompok warga yang berkeliling membangunkan umat Islam untuk sahur. Namun, siapa sangka, kebiasaan ini ternyata memiliki akar sejarah yang panjang dan sudah ada sejak zaman Rasulullah SAW.

Dalam sejarah Islam, praktik membangunkan sahur pertama kali dilakukan oleh Bilal bin Rabah, muazin Rasulullah SAW. Setiap malam, Bilal berkeliling Madinah untuk membangunkan kaum Muslim agar tidak melewatkan sahur. Rasulullah SAW sendiri sangat menganjurkan sahur, sebagaimana sabdanya:

"Makan sahurlah kalian, karena dalam sahur terdapat keberkahan." (HR. Bukhari dan Muslim).

Selain Bilal, ada juga Abdullah bin Ummi Maktum yang bertugas mengumandangkan azan kedua sebagai tanda bahwa waktu sahur telah berakhir dan Subuh telah tiba. Dengan adanya kedua muazin ini, masyarakat Muslim Madinah lebih teratur dalam menjalankan ibadah puasa.

Seiring berjalannya waktu, tradisi membangunkan sahur berkembang di berbagai belahan dunia. Di Turki pada era Kesultanan Utsmaniyah, masyarakat mengenal Ramadan Drummers, yakni sekelompok pemain drum yang berkeliling kota menjelang sahur. Tradisi ini masih bertahan hingga kini di beberapa negara Timur Tengah dan Balkan.

Di Indonesia, patrol sahur berkembang dengan ciri khasnya sendiri. Di berbagai daerah, seperti Jawa, Sumatra, dan Kalimantan, masyarakat menggunakan kentongan atau alat musik tradisional untuk membangunkan warga. Ada pula yang melengkapinya dengan nyanyian atau lantunan shalawat agar suasana semakin meriah.

Meski zaman telah berubah, esensi dari patrol sahur tetap sama, yakni menjaga kebersamaan dan membantu sesama Muslim agar tidak melewatkan sahur. Hingga kini, tradisi ini terus lestari, mengingatkan kita akan semangat kebersamaan yang telah diwariskan sejak zaman Rasulullah SAW.