KEISLAMAN

Doa agar Diberikan Kekuatan Menjalani Hidup

Vaza Diva Fadhillah Akbar| Senin, 26/10/2026
Setiap orang menghadapi ujian kehidupan yang berbeda-beda, mulai dari persoalan keluarga, pekerjaan, ekonomi, hingga kehilangan orang yang dicintai. Ilustrasi - seseorang sedang berdoa agar diberikan kekuatan dalam menjalani kehidupan (Foto: Masjid Pogung Dalangan)

Jakarta, Terasmuslim.com - Setiap orang menghadapi ujian kehidupan yang berbeda-beda, mulai dari persoalan keluarga, pekerjaan, ekonomi, hingga kehilangan orang yang dicintai.

Dalam keadaan sulit, umat Islam dianjurkan untuk bersabar, terus berikhtiar, dan memohon pertolongan Allah SWT agar diberikan kekuatan untuk melewati setiap ujian.

Salah satu doa yang dapat diamalkan ketika menghadapi kesulitan adalah doa yang tercantum dalam Al-Qur’an, Surah Al-Baqarah ayat 286.

Doa ini berisi permohonan agar Allah SWT tidak membebani manusia di luar kemampuannya serta memberikan ampunan dan pertolongan.

Baca juga :

رَبَّنَا وَلَا تُحَمِّلْنَا مَا لَا طَاقَةَ لَنَا بِهِ وَاعْفُ عَنَّا وَاغْفِرْ لَنَا وَارْحَمْنَا أَنْتَ مَوْلَانَا فَانْصُرْنَا عَلَى الْقَوْمِ الْكَافِرِينَ

Artinya: “Ya Tuhan kami, janganlah Engkau bebani kami dengan beban yang tidak sanggup kami memikulnya. Maafkanlah kami, ampunilah kami, dan rahmatilah kami. Engkaulah pelindung kami, maka tolonglah kami menghadapi orang-orang kafir.” (QS Al-Baqarah: 286)

Doa tersebut mengajarkan umat Islam untuk menyadari keterbatasan diri sekaligus memohon rahmat dan pertolongan Allah SWT.

Ketika menghadapi masalah yang terasa berat, seorang Muslim dapat membaca doa ini sambil berusaha mencari jalan keluar yang baik.

Selain itu, terdapat doa yang dipanjatkan Nabi Musa AS ketika memohon kelapangan dan kemudahan dalam menjalankan tugas.

Doa ini tercantum dalam Surah Taha ayat 25–26.

رَبِّ اشْرَحْ لِي صَدْرِي وَيَسِّرْ لِي أَمْرِي

Artinya: “Ya Tuhanku, lapangkanlah dadaku dan mudahkanlah untukku urusanku.” (QS Taha: 25–26)

Doa Nabi Musa AS tersebut dapat diamalkan ketika seseorang merasa gelisah, menghadapi tanggung jawab besar, atau membutuhkan ketenangan untuk mengambil keputusan.

Kandungannya mengajarkan pentingnya memohon kelapangan hati dan kemudahan kepada Allah SWT.

Umat Islam juga dapat memanjatkan doa agar diberikan kesabaran ketika menghadapi ujian. Dalam Surah Al-Baqarah ayat 250, Al-Qur’an mengabadikan doa orang-orang beriman ketika menghadapi tantangan:

رَبَّنَا أَفْرِغْ عَلَيْنَا صَبْرًا وَثَبِّتْ أَقْدَامَنَا وَانْصُرْنَا عَلَى الْقَوْمِ الْكَافِرِينَ

Artinya: “Ya Tuhan kami, limpahkanlah kesabaran kepada kami, kokohkanlah pendirian kami, dan tolonglah kami terhadap orang-orang kafir.” (QS Al-Baqarah: 250)

Doa ini mengandung permohonan agar diberikan kesabaran, keteguhan, dan pertolongan saat menghadapi kesulitan. Nilainya relevan untuk mengingatkan seorang Muslim agar tidak mudah menyerah ketika menghadapi persoalan hidup.

Allah SWT juga berfirman dalam Surah Al-Insyirah ayat 5–6:

فَإِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْرًا إِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْرًا

Artinya: “Maka, sesungguhnya beserta kesulitan ada kemudahan. Sesungguhnya beserta kesulitan ada kemudahan.” (QS Al-Insyirah: 5–6)

Ayat tersebut memberikan pengingat bahwa kesulitan bukan satu-satunya bagian dari kehidupan.

Seorang Muslim diajak untuk tetap memiliki harapan, bersabar, dan berusaha menemukan jalan keluar tanpa kehilangan kepercayaan kepada Allah SWT. Membaca doa-doa tersebut sebaiknya disertai ikhtiar nyata.

Ketika menghadapi persoalan, seseorang dapat mencari nasihat dari orang tepercaya, menyusun langkah penyelesaian, menjaga kesehatan, serta meminta bantuan apabila beban yang dihadapi terasa terlalu berat.

TAGS : Info Keislaman Ujian Hidup Bacaan Doa Kitab Al-Qur`an

Terkini