KISAH

Dampak Buruk Iri Hati dalam Keluarga Nabi

Yahya Sukamdani| Senin, 26/10/2026
Kisah Nabi Yusuf dan saudara-saudaranya merefleksikan bahaya dengki. Ilustrasi foto kisah Nabi Yusuf AS

Terasmuslim.com - Kisah para nabi di dalam Al-Qur`an senantiasa menghadirkan teladan berharga serta cerminan nyata dinamika kehidupan manusia.

Salah satu kisah yang sarat akan pelajaran moral adalah hubungan antara Nabi Yusuf AS dan saudara-saudaranya.

Kehidupan keluarga Nabi Yaqub AS diuji tatkala benih-benih kecemburuan sosial tumbuh di antara anak-anak lelakinya.

Saudara-saudara Nabi Yusuf AS merasa bahwa ayah mereka lebih mencintai dan memerhatikan Nabi Yusuf serta saudaranya, Bunyamin.

Baca juga :

Perasaan diabaikan ini perlahan-lahan berubah menjadi rasa iri hati yang mendalam serta kedengkian yang membara di dalam dada.

Sifat dengki merupakan penyakit hati yang berbahaya karena mampu menghilangkan kebaikan dan memicu perbuatan zalim.

Al-Qur`an merekam rencana licik saudara-saudara Nabi Yusuf AS yang berniat mencelakakan atau membuangnya ke dalam sumur yang gelap.

Mereka bersepakat untuk memisahkan Nabi Yusuf AS dari pelukan ayah tercinta dengan berbagai dalih kebohongan.

Tindakan keji ini menunjukkan bagaimana kedengkian dapat merusak ikatan darah dan kasih sayang dalam keluarga.

Allah SWT berfirman dalam Surah Yusuf ayat 10 mengenai rencana jahat tersebut: "Bunuhlah Yusuf atau buanglah dia ke suatu daerah, supaya perhatian ayahmu tertumpah kepadamu saja, dan sesudah itu hendaklah kamu menjadi orang-orang yang baik."

Setelah melancarkan makar tersebut, mereka datang kepada Nabi Yaqub AS dengan membawa air mata palsu dan pakaian berlumuran darah dusta.

Meskipun hatinya diliputi kesedihan teramat sangat, Nabi Yaqub AS tetap menghadapi ujian tersebut dengan kesabaran yang indah.

Waktu terus bergulir hingga takdir Allah SWT mempertemukan kembali mereka dalam situasi yang sama sekali tidak pernah disangka-sangka.

Nabi Yusuf AS yang telah menjadi pejabat tinggi di Mesir justru memaafkan semua kesalahan saudara-saudaranya tanpa rasa dendam sedikit pun.

Sikap pemaaf ini menjadi puncak teladan akhlak mulia yang mengajarkan umat Islam untuk selalu mengedepankan perdamaian dan mengikis habis sifat iri hati.

TAGS : Kisah Nabi Yusuf sifat dengki keluarga nabi

Terkini