KISAH

Baiat Aqabah Awal Dukungan Yatsrib Bagi Dakwah Islam

Yahya Sukamdani| Jum'at, 23/10/2026
Peristiwa Baiat Aqabah menjadi fondasi penting hijrahnya kaum Muslimin. Ilustrasi penyebaran Islam

Terasmuslim.com - Baiat Aqabah merupakan ikrar kesetiaan bersejarah yang menjadi titik balik penting dalam perjalanan dakwah Rasulullah SAW.

Peristiwa ini terjadi di bukit Aqabah dekat Mina ketika penduduk Yatsrib datang untuk menunaikan ibadah haji.

Sebelumnya, dakwah Islam di Makkah mengalami penolakan keras serta penindasan yang berat dari kaum kafir Quraisy.

Pertemuan awal Rasulullah SAW dengan beberapa warga Yatsrib membuka jalan baru bagi penyebaran agama Islam.

Baca juga :

Pada Baiat Aqabah Pertama, sebanyak 12 orang penduduk Yatsrib menyatakan beriman dan berjanji setia kepada Rasulullah SAW.

Mereka berjanji untuk tidak mempersekutukan Allah, tidak mencuri, tidak berzina, dan tidak membunuh anak-anak mereka.

Rasulullah SAW kemudian mengutus sahabat Mus`ab bin Umair RA untuk mengajarkan Al-Qur`an dan nilai-nilai Islam di Yatsrib.

Satu tahun kemudian, gelombang dukungan semakin besar terjadi pada peristiwa Baiat Aqabah Kedua.

Sebanyak 73 pria dan 2 wanita dari Yatsrib datang untuk memberikan perlindungan penuh kepada Rasulullah SAW dan kaum Muslimin.

Komitmen penduduk Yatsrib ini diabadikan sebagai bentuk pertolongan dan perlindungan sebagaimana prinsip persaudaraan dalam Al-Qur`an.

Allah SWT memuji keikhlasan para penolong tersebut dalam Surah Al-Hasyr ayat 9:

"Dan orang-orang (Anshar) yang telah menempati kota Madinah dan telah beriman sebelum (kedatangan) mereka (Muhajirin), mereka mencintai orang yang berhijrah kepada mereka." (QS. Al-Hasyr: 9)

Ikrar kesetiaan tersebut sekaligus menjadi lampu hijau bagi pelaksanaan hijrah besar-besaran kaum Muslimin Makkah ke Yatsrib.

Rasulullah SAW menegaskan kedudukan mulia kaum Anshar dalam sebuah hadis riwayat Bukhari:

"Tanda keimanan adalah mencintai kaum Anshar, dan tanda kemunafikan adalah membenci kaum Anshar." (HR. Bukhari).

Dukungan tulus penduduk Yatsrib kelak mengubah kota tersebut menjadi Madinah Al-Munawwarah sebagai pusat peradaban Islam.

Hikmah utama dari Baiat Aqabah adalah pentingnya komitmen, persaudaraan, dan keberanian dalam mendukung perjuangan kebenaran.

TAGS : Baiat Aqabah Sejarah Islam Hadis Kaum Anshar

Terkini