KEISLAMAN

Bahaya Mengerikan Saat Manusia Mulai Melupakan Allah

Yahya Sukamdani| Rabu, 24/06/2026
Dampak buruk melupakan Allah bagi kehidupan dunia dan akhirat. Ilustrasi gelisah (foto: Istock)

Terasmuslim.com - Melupakan Allah Subhanahu wa Ta`ala adalah awal dari segala petaka dan kehancuran hidup seorang hamba.

Ketika seseorang sengaja berpaling dari mengingat-Nya, maka Allah akan membuat orang tersebut lupa akan jati dirinya sendiri.

Kondisi psikologis dan spiritual yang memprihatinkan ini telah diperingatkan secara tegas oleh Allah di dalam Al-Qur`an.

"Dan janganlah kamu seperti orang-orang yang lupa kepada Allah, lalu Allah menjadikan mereka lupa kepada diri mereka sendiri." (QS. Al-Hasyr: 19).

Baca juga :

Ayat mulia di atas menjadi alarm keras bagi kita bahwa menjauhi dzikir hanya akan melahirkan kefasikan yang nyata.

Kehidupan orang yang melupakan Penciptanya akan dilingkupi oleh rasa sempit, gelisah, dan ketidaktenangan yang berkepanjangan.

Berapa banyak materi yang melimpah justru terasa hampa karena hilangnya keberkahan akibat jauh dari petunjuk lurus agama.

Allah Ta`ala telah menjanjikan konsekuensi buruk berupa kehidupan yang penuh kesengsaraan bagi mereka yang enggan mengingat-Nya.

"Dan barangsiapa berpaling dari peringatan-Ku, maka sesungguhnya baginya penghidupan yang sempit." (QS. Thaha: 124).

Bukan hanya di dunia, kesengsaraan tersebut bahkan akan berlanjut secara tragis hingga hari kebangkitan di akhirat kelak.

Rasulullah Shallallahu `Alaihi wa Sallam juga mengingatkan betapa meruginya suatu kaum yang berkumpul tanpa menyebut nama Allah.

"Tidaklah suatu kaum berdiri dari suatu majelis yang mereka tidak mengingat Allah di dalamnya, melainkan mereka berdiri bagaikan bangkai keledai." (HR. Abu Dawud).

Hadits sahih ini menggambarkan betapa hinanya aktivitas manusia yang kosong dari nilai-nilai spiritual dan dzikrullah (mengingat Allah).

Hati yang keras, hilangnya rasa empati, dan kecanduan berbuat maksiat adalah dampak nyata dari pudarnya mengingat Sang Pencipta.

Oleh karena itu, jangan biarkan kesibukan mengejar urusan duniawi membuat kita lalai dari kewajiban beribadah kepada-Nya.

Mari kita basahi lidah dan tenangkan jiwa kita dengan memperbanyak istighfar serta dzikir di setiap helaan napas kita.

TAGS : dampak melupakan Allah lalai berdzikir menenangkan hati

Terkini