SOSOK

Keteguhan Imam Ahmad, Sang Pembela Sunnah yang Tak Goyah oleh Mihna

Yahya Sukamdani| Selasa, 12/05/2026
Kokoh menjaga Al-Qur`an, Imam Ahmad bin Hanbal hadapi ujian sejarah. Ilustrasi foto akidah Islam para ulama.

Terasmuslim.com - Imam Ahmad bin Hanbal dikenal sebagai sang pembela Sunnah yang memiliki keteguhan hati sekeras baja dalam mempertahankan akidah Islam yang murni.

Beliau menjadi tokoh sentral dalam peristiwa Mihna, sebuah ujian sejarah besar terkait pemaksaan ideologi bahwa Al-Qur`an adalah makhluk.

Di saat banyak orang terpaksa berkompromi karena tekanan penguasa, Imam Ahmad memilih tetap teguh pada keyakinan bahwa Al-Qur`an adalah Kalamullah.

Meskipun ancaman penjara dan cambukan bertubi-tubi mendarat di tubuhnya, lisan beliau tetap konsisten menyuarakan kebenaran syariat.

Baca juga :

Allah SWT berfirman dalam Surah Ibrahim ayat 27 mengenai janji Allah yang akan meneguhkan hati orang-orang beriman dengan perkataan yang teguh.

Baginya, mempertahankan satu prinsip akidah jauh lebih berharga daripada keselamatan nyawa yang hanya bersifat sementara di dunia ini.

Keteguhan beliau didasari oleh kecintaan yang mendalam terhadap ajaran Rasulullah SAW dan para sahabat dalam memahami wahyu.

Rasulullah SAW bersabda: "Jihad yang paling utama adalah perkataan yang adil (benar) di hadapan penguasa yang zalim." (HR. Abu Dawud).

Keikhlasan Imam Ahmad dalam menanggung penderitaan fisik menjadi inspirasi bagi jutaan umat Islam untuk tidak menjual agama demi kepentingan dunia.

Beliau meyakini bahwa jika seorang ulama diam saat kebenaran diputarbalikkan, maka orang-orang bodoh akan tersesat selamanya.

Al-Qur`an dalam Surah Al-Ahzab ayat 23 memuji para lelaki yang menepati janji mereka kepada Allah untuk tetap setia di jalan-Nya.

Selama bertahun-tahun di dalam sel yang sempit, aktivitas beliau tidak pernah lepas dari zikir, salat, dan pengulangan hafalan hadis.

Kesabaran luar biasa ini akhirnya membuahkan hasil ketika fajar kebenaran kembali menyingsing dan fitnah tersebut berhasil dipadamkan.

Nama Imam Ahmad bin Hanbal kini abadi sebagai simbol integritas ulama yang tidak bisa dibeli oleh harta maupun kekuasaan manapun.

Meneladani Imam Ahmad berarti memiliki keberanian untuk berdiri tegak membela kebenaran meski seluruh dunia tampak menentang kita.

TAGS : Fitnah Khalqul Quran Keteguhan Ulama Sejarah Islam

Terkini