
Ilustrasi foto kehidupan dunia
Terasmuslim.com - Menolak kebenaran setelah cahaya hidayah datang merupakan bentuk kesombongan yang sangat dimurkai oleh Allah SWT.
Di dunia ini, mereka yang berpaling dari peringatan Allah akan merasakan batin yang selalu gelisah meski harta melimpah.
Allah SWT menegaskan dalam Al-Qur`an: "Dan barangsiapa berpaling dari peringatan-Ku, maka sesungguhnya baginya penghidupan yang sempit" (QS. Thaha: 124).
Penghidupan yang sempit bukan hanya tentang kemiskinan, melainkan hilangnya rasa syukur dan ketenangan dalam menjalani setiap detik kehidupan.
Selain itu, orang yang berpaling dari kebenaran seringkali dibiarkan tersesat dalam kesenangan semu yang justru semakin menjauhkannya dari rahmat.
Rasulullah SAW bersabda bahwa kesombongan adalah menolak kebenaran dan meremehkan manusia lainnya (HR. Muslim).
Ketika pintu hati telah tertutup, maka setiap nasihat hanya akan menjadi angin lalu yang tidak memberikan bekas kebaikan sedikit pun.
Memasuki gerbang akhirat, hukuman yang jauh lebih pedih telah menanti bagi mereka yang keras kepala menentang syariat.
Allah SWT akan membangkitkan orang-orang yang berpaling dari peringatan-Nya dalam keadaan buta pada hari kiamat nanti.
Sebagaimana firman-Nya: "Kami akan menghimpunkannya pada hari kiamat dalam keadaan buta" (QS. Thaha: 124).
Kebutaan tersebut merupakan balasan atas sikap mereka yang seolah-olah buta terhadap ayat-ayat Allah saat masih hidup di dunia.
Tiada penolong dan tiada syafaat yang dapat menyelamatkan mereka dari kobaran api neraka yang sangat panas.
Mereka akan merasakan penyesalan yang tiada tara, namun pintu ampunan telah tertutup rapat bagi orang yang mati dalam kekafiran.
Ketegasan hukum Allah ini menjadi peringatan keras bagi kita semua untuk senantiasa menjaga keistiqamahan di jalan yang lurus.
Semoga kita termasuk golongan yang selalu tunduk pada kebenaran agar selamat dari kesengsaraan dunia maupun azab di akhirat.
TAGS : Azab Akhirat Hidup Sempit Syariat Islam