
Ilustrasi foto Peziarah mengelilingi Kabah saat melakukan Tawaf di Masjidil Haram, menjelang ibadah haji, di Mekah, Arab Saudi (Foto: REUTERS)
Terasmuslim.com - Kehancuran Ka`bah merupakan salah satu tanda besar hari kiamat yang telah dikabarkan oleh Rasulullah SAW secara gamblang.
Peristiwa memilukan ini akan terjadi di masa depan ketika dunia telah kosong dari orang-orang yang mengesakan Allah.
Dalam sebuah hadis sahih, Rasulullah SAW menyebut sosok pelakunya sebagai Dzussuwayqatain yang berasal dari negeri Habasyah.
Nama tersebut memiliki arti sosok pria yang memiliki dua betis kecil atau kurus sebagai ciri fisik utamanya.
Secara syariat, Allah SWT akan mengangkat keberkahan Al-Qur`an dan kemuliaan Baitullah ketika iman telah hilang dari hati manusia.
Dalil ini menunjukkan bahwa Ka`bah tidak akan lagi dikunjungi untuk ibadah haji maupun umrah pada fase akhir zaman tersebut.
Dzussuwayqatain dikisahkan akan meruntuhkan batu demi batu bangunan suci tersebut dengan tangannya sendiri secara membabi buta.
Ia juga akan merampas perhiasan Ka`bah serta melepaskan kain kiswah yang menyelimuti rumah suci milik umat Islam.
Kejadian ini merupakan ketetapan Ilahi yang menunjukkan bahwa dunia ini bersifat fana dan akan mengalami kehancuran total.
Ulama menjelaskan bahwa penjagaan Allah terhadap Ka`bah akan dicabut saat tidak ada lagi hamba yang menyebut nama-Nya.
Nubuat ini berfungsi sebagai pengingat bagi setiap Muslim agar senantiasa mempertebal ketakwaan sebelum pintu taubat benar-benar tertutup.
Memahami tanda-tanda kiamat merupakan bagian dari rukun iman kepada hari akhir yang wajib diyakini setiap mukmin.
Meskipun terdengar mengerikan, kabar ini adalah bentuk kejujuran nubuat kenabian yang pasti akan terjadi sesuai kehendak Allah.
Media Islami perlu terus mengedukasi umat mengenai esensi tauhid agar tidak terkejut dengan dinamika akhir zaman yang dahsyat.
Mari kita manfaatkan waktu yang tersisa untuk memakmurkan masjid dan memperbanyak amal saleh sebelum masanya tiba secara tiba-tiba.
TAGS : Tanda Kiamat Besar Akhir Zaman Perusakan Baitullah