KEISLAMAN

Membangun Surga Lewat Lingkaran Sahabat

Yahya Sukamdani| Sabtu, 11/04/2026
Temukan panduan syar’i memilih sahabat sejati demi menjaga iman dan meraih rida Illahi. Ilustrasi teman mengajak ke masjid

Terasmuslim.com - Islam memandang pertemanan bukan sekadar ikatan sosial biasa, melainkan sarana ibadah untuk saling mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Landasan utama dalam menjalin hubungan adalah mencari sahabat yang memiliki kesalehan agar karakter positifnya terpantul pada perilaku kita sehari-hari.

Rasulullah SAW memberikan tamsil bahwa berteman dengan orang saleh ibarat berteman dengan penjual minyak wangi yang akan memberikan aroma harum bagi sekelilingnya.

Sebaliknya, Al-Qur`an dalam Surah Al-Furqan ayat 28 memberikan peringatan keras mengenai penyesalan mendalam bagi mereka yang salah memilih teman di akhirat kelak.

Baca juga :

Prinsip Ukhuwah Islamiyah menuntut setiap individu untuk saling mencintai karena Allah, yang menjadi syarat untuk merasakan manisnya keimanan.

Menjaga lisan, menutup aib sesama, serta memberikan uzur atas kekhilafan teman merupakan etika krusial dalam menjaga keharmonisan ukhuwah.

Persahabatan yang berasaskan ketakwaan dipastikan akan abadi hingga ke surga, sementara pertemanan atas dasar kepentingan duniawi akan berubah menjadi permusuhan.

Oleh karena itu, pilihlah lingkaran pertemanan yang senantiasa mengingatkan kita pada kebaikan dan menegur saat kita mulai melampaui batas syariat.

TAGS : Adab pertemanan kriteria teman saleh ukhuwah islamiyah

Terkini