KEISLAMAN

Keutamaan Memperbanyak Shalawat Nabi di Malam dan Hari Jumat

Yahya Sukamdani| Jum'at, 10/04/2026
Raih keberkahan melimpah dengan memperbanyak bacaan shalawat kepada Rasulullah SAW sejak Kamis malam ini. Ilustrasi lafadz Nabi Muhammad SAW

Terasmuslim.com - Malam Jumat dan hari Jumat memiliki kedudukan yang sangat istimewa dalam kalender Islam dibandingkan dengan hari-hari lainnya.

Rasulullah SAW secara khusus menganjurkan umatnya untuk memperbanyak shalawat pada waktu mulia ini demi meraih syafaat beliau.

Momentum ini bukan sekadar rutinitas, melainkan sarana untuk mempererat ikatan batin antara seorang mukmin dengan sang baginda Nabi.

Anjuran ini didasarkan pada hadis sahih yang menyebutkan bahwa amalan shalawat pada hari Jumat akan disampaikan langsung kepada Rasulullah SAW. Beliau bersabda, "Perbanyaklah shalawat kepadaku pada hari Jumat karena shalawatmu diperlihatkan kepadaku," sebagaimana diriwayatkan oleh Imam Abu Dawud.

Kesadaran akan kehadiran ruhaniah ini seharusnya memotivasi kita untuk terus membasahi lisan dengan puji-pujian yang tulus.

Secara syariat, Allah SWT dalam Al-Qur`an surah Al-Ahzab ayat 56 telah memerintahkan hamba-Nya untuk bershalawat kepada Nabi Muhammad SAW.

Ayat tersebut menegaskan bahwa Allah dan para malaikat-Nya pun bershalawat, sehingga kita sebagai manusia sangat membutuhkan keberkahan tersebut.

Melaksanakan perintah ini di hari Jumat berarti menyelaraskan diri dengan ibadah agung penghuni langit dan bumi.

Salah satu keutamaan utama dari memperbanyak shalawat adalah janji dihapuskannya dosa-dosa kecil serta ditingikannya derajat seorang hamba di sisi Allah.

Setiap satu shalawat yang kita ucapkan akan dibalas dengan sepuluh rahmat dari Allah SWT bagi orang yang membacanya.

Inilah cara termudah bagi umat Islam untuk membersihkan hati dan mengumpulkan pundi-pundi pahala di waktu yang penuh barakah.

Malam Jumat juga menjadi waktu yang mustajab bagi terkabulnya doa-doa yang dipanjatkan oleh setiap mukmin yang bersungguh-sungguh.

Dengan mengawali serta mengakhiri doa menggunakan shalawat, maka peluang diterimanya permohonan tersebut menjadi jauh lebih besar di hadapan Allah.

Oleh karena itu, para ulama sangat menyarankan agar kita tidak melewatkan waktu emas ini dengan hal-hal yang sia-sia.

Marilah kita jadikan momen Kamis malam hingga berakhirnya hari Jumat sebagai ladang untuk menanam benih-benih cinta kepada Rasulullah.

Kesibukan duniawi jangan sampai melalaikan kita dari kewajiban moral untuk mengagungkan sosok yang telah membawa cahaya kebenaran bagi alam semesta.

Semoga istiqomah dalam bershalawat menjadi wasilah bagi kita untuk berkumpul bersama beliau di surga Firdaus kelak.

TAGS : Keutamaan shalawat Jumat hadis shalawat Nabi

Terkini