KEISLAMAN

Apa yang Dimakan Nabi SAW dan Para Sahabat?

Yahya Sukamdani| Jum'at, 13/03/2026
Mengenal makanan Nabi Muhammad SAW dan para sahabat berdasarkan riwayat hadits dan sejarah. Ilustrasi foto jenis makanan yang dimakan Rasulullah

Terasmuslim.com - Kehidupan Nabi Muhammad SAW dikenal sangat sederhana, termasuk dalam hal makanan. Rasulullah SAW dan para sahabat tidak hidup dalam kemewahan, tetapi mengonsumsi makanan yang halal, sederhana, dan penuh keberkahan. Pola makan mereka tidak hanya mencerminkan kesederhanaan, tetapi juga menjadi teladan dalam menjaga keseimbangan dan rasa syukur atas nikmat yang Allah SWT berikan.

Salah satu makanan yang paling sering disebut dalam hadits adalah kurma. Kurma menjadi makanan utama masyarakat Arab pada masa itu, termasuk bagi Nabi SAW dan para sahabat. Rasulullah SAW bahkan menganjurkan berbuka puasa dengan kurma. Dalam sebuah hadits disebutkan, “Apabila salah seorang di antara kalian berbuka puasa, maka berbukalah dengan kurma, karena ia mengandung keberkahan.” (HR. Abu Dawud dan Tirmidzi).

Selain kurma, Nabi SAW juga sering mengonsumsi roti dari gandum atau jelai (barley). Roti tersebut biasanya dimakan dengan lauk sederhana seperti minyak zaitun atau cuka. Rasulullah SAW pernah bersabda, “Sebaik-baik lauk adalah cuka.” (HR. Muslim). Hal ini menunjukkan bahwa meskipun makanannya sederhana, Rasulullah SAW tetap mensyukuri setiap nikmat yang ada.

Makanan lain yang juga disebut dalam riwayat hadits adalah madu dan susu. Al-Qur’an bahkan menyebut madu sebagai minuman yang memiliki manfaat bagi manusia, sebagaimana dalam Surah An-Nahl ayat 69. Nabi SAW juga menyukai susu dan sering meminumnya sebagai minuman yang bergizi. Kedua makanan ini dikenal memiliki banyak manfaat bagi kesehatan.

Dalam beberapa kesempatan, Rasulullah SAW dan para sahabat juga mengonsumsi daging, terutama daging kambing. Namun daging bukanlah makanan yang selalu tersedia setiap hari. Daging biasanya dimakan pada waktu-waktu tertentu, seperti ketika ada jamuan atau perayaan. Hal ini menunjukkan bahwa pola makan Nabi lebih banyak didominasi makanan sederhana dan tidak berlebihan.

Dari kehidupan Nabi SAW dan para sahabat, umat Islam dapat mengambil pelajaran penting tentang kesederhanaan dan keberkahan dalam makanan. Rasulullah SAW tidak hanya mengajarkan memilih makanan yang halal dan baik, tetapi juga menekankan sikap tidak berlebihan dalam makan. Pola hidup ini sejalan dengan firman Allah dalam Al-Qur’an yang memerintahkan manusia untuk makan dan minum, tetapi tidak melampaui batas. Dengan meneladani kebiasaan Rasulullah SAW, seorang Muslim dapat menjalani hidup yang lebih sehat, sederhana, dan penuh rasa syukur kepada Allah SWT.

 
 
 
TAGS : makanan Rasulullah SAW sunnah makanan Nabi

Terkini