KEISLAMAN

Apakah Ruh Mengetahui Ketika Kita Berziarah ke Kuburnya?

Yahya Sukamdani| Jum'at, 06/03/2026
Benarkah ruh mengetahui kedatangan peziarah di kuburnya? Simak penjelasan ulama berdasarkan dalil Islam. Ilustrasi ziarah ke kuburan

Terasmuslim.com - Ziarah kubur merupakan amalan yang dianjurkan dalam Islam sebagai pengingat kematian dan kehidupan akhirat. Dalam beberapa riwayat hadits dijelaskan bahwa orang yang telah meninggal tetap memiliki hubungan tertentu dengan dunia melalui alam barzakh. Pertanyaan yang sering muncul adalah apakah ruh orang yang meninggal dapat mengetahui atau merasakan ketika seseorang datang berziarah ke kuburnya. Para ulama menjelaskan hal ini berdasarkan dalil dari Al-Qur’an dan hadits Nabi.

Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Imam Muslim, Rasulullah SAW ketika berziarah ke pemakaman Baqi’ mengucapkan salam kepada para penghuni kubur. Beliau bersabda, “Assalamu’alaikum daro qoumin mu’minin...” yang artinya, “Semoga keselamatan tercurah kepada kalian wahai penghuni kubur dari kalangan orang-orang beriman.” Para ulama menjelaskan bahwa salam ini menunjukkan adanya bentuk penyampaian atau sampainya salam kepada ruh mereka di alam barzakh.

Beberapa ulama seperti Ibnul Qayyim dalam kitab Ar-Ruh menjelaskan bahwa ruh orang mukmin dapat mengetahui kedatangan orang yang menziarahinya, terutama jika peziarah tersebut memberi salam dan mendoakannya. Hal ini juga didukung oleh riwayat dari Abdullah bin Abbas yang menyebutkan bahwa ruh orang beriman merasa senang ketika diziarahi dan didoakan oleh kerabatnya.

Dalil lain sering dikaitkan dengan firman Allah dalam Al-Qur’an Surah Al-Mu’minun ayat 100 yang menjelaskan adanya alam barzakh sebagai pembatas antara dunia dan akhirat. Alam barzakh merupakan kehidupan tersendiri bagi ruh setelah kematian hingga hari kebangkitan. Dalam kehidupan tersebut, ruh tetap mendapatkan nikmat atau azab sesuai amal perbuatannya ketika hidup di dunia.

Namun para ulama juga menegaskan bahwa pengetahuan ruh terhadap kedatangan peziarah bukanlah seperti komunikasi manusia di dunia. Ruh tidak dapat berinteraksi langsung atau memberi jawaban kepada orang yang hidup. Karena itu Islam melarang meminta pertolongan kepada penghuni kubur, tetapi menganjurkan untuk mendoakan mereka agar mendapatkan rahmat dan ampunan dari Allah.

Dengan demikian, mayoritas ulama berpendapat bahwa ruh orang yang meninggal dapat mengetahui atau merasakan salam serta doa dari orang yang menziarahinya dengan izin Allah. Oleh sebab itu, ziarah kubur menjadi amalan yang memiliki nilai ibadah sekaligus bentuk penghormatan kepada orang yang telah mendahului kita. Selain itu, ziarah kubur juga menjadi pengingat kuat bagi manusia tentang hakikat kehidupan yang sementara dan kepastian datangnya kematian.

 
TAGS : dalil ziarah kubur ruh mendengar salam

Terkini