
Ilustrasi jamaah sedang berihram ketika umrah dan haji
Terasmuslim.com - Umroh yang dilakukan secara rutin dengan niat yang benar bukanlah jaminan kekayaan instan, tetapi jalan keberkahan yang Allah bukakan bagi hamba-Nya. Rasulullah ﷺ bersabda, “Laksanakanlah haji dan umroh secara berturut-turut, karena keduanya dapat menghilangkan kefakiran dan dosa sebagaimana api menghilangkan karat besi” (HR. Tirmidzi dan An-Nasa’i). Hadis ini menunjukkan adanya keterkaitan antara umroh dan dihilangkannya kefakiran, namun para ulama menegaskan bahwa maknanya tidak selalu berupa harta melimpah, melainkan keberkahan rezeki yang luas dan cukup.
Al-Qur’an mengajarkan bahwa rezeki tidak selalu diukur dari jumlah, tetapi dari keberkahannya. Allah ﷻ berfirman, “Sekiranya penduduk negeri beriman dan bertakwa, pasti Kami akan melimpahkan kepada mereka keberkahan dari langit dan bumi” (QS. Al-A’raf: 96). Umroh yang dilakukan dengan niat ikhlas, harta halal, dan ketaatan adalah bentuk takwa yang menjadi sebab dibukanya keberkahan, baik dalam bentuk kecukupan, ketenangan hati, maupun kemudahan urusan hidup.
Para ulama menjelaskan bahwa “dihilangkannya kefakiran” dalam hadis tersebut bisa bermakna dicukupkan oleh Allah, dijauhkan dari sifat merasa kurang, serta dimudahkan jalan rezekinya. Seseorang mungkin tidak menjadi kaya secara materi, namun Allah memberinya ketenangan, kesehatan, keluarga yang harmonis, dan rezeki yang bersih. Inilah bentuk rezeki hakiki yang sering luput dari pandangan manusia. Rasulullah ﷺ bersabda, “Bukanlah kekayaan itu karena banyaknya harta, tetapi kekayaan adalah kekayaan jiwa” (HR. Bukhari dan Muslim).
Karena itu, umroh yang rutin harus dibarengi dengan niat yang lurus: mencari ridha Allah, membersihkan dosa, dan memperbaiki diri. Allah ﷻ berfirman, “Barangsiapa bertakwa kepada Allah, niscaya Dia akan memberinya jalan keluar dan memberinya rezeki dari arah yang tidak disangka-sangka” (QS. Ath-Thalaq: 2–3). Umroh bukan alat transaksi duniawi, melainkan wasilah ketaatan yang dengannya Allah menurunkan keberkahan sesuai kehendak-Nya.