
Al Quran menjadi pegangan Nabi Muhammad menjadi Rasul umat Islam (Cordoba)
Terasmuslim.com - Kehinaan yang menimpa umat Islam bukan tanpa sebab. Al-Qur’an menegaskan bahwa kemuliaan hanya diberikan kepada mereka yang berpegang teguh pada iman dan ketaatan. Allah berfirman, “Barang siapa menghendaki kemuliaan, maka bagi Allah-lah kemuliaan itu semuanya” (QS. Fathir: 10). Ayat ini menunjukkan bahwa ketika umat menjauh dari jalan Allah, maka kehinaan menjadi konsekuensi yang tak terelakkan. Sebab pertama kehinaan umat adalah meninggalkan tauhid dan melemahkan iman, sehingga ketergantungan lebih besar kepada makhluk daripada kepada Allah.
Sebab kedua adalah meninggalkan Al-Qur’an dan sunnah Rasulullah ﷺ dalam kehidupan. Rasulullah ﷺ bersabda, “Aku tinggalkan kepada kalian dua perkara, kalian tidak akan sesat selama berpegang teguh kepada keduanya: Kitab Allah dan sunnahku” (HR. Malik). Ketika hukum Allah ditinggalkan dan diganti dengan hawa nafsu serta aturan buatan manusia, umat kehilangan arah dan keberkahan. Al-Qur’an pun mengingatkan, “Dan barang siapa berpaling dari peringatan-Ku, maka sesungguhnya baginya penghidupan yang sempit” (QS. Thaha: 124).
Sebab ketiga adalah cinta dunia dan takut mati, sebagaimana sabda Nabi ﷺ, “Hampir tiba suatu masa ketika bangsa-bangsa lain memperebutkan kalian sebagaimana orang-orang memperebutkan makanan… karena kalian cinta dunia dan takut mati” (HR. Abu Dawud). Kecintaan berlebihan pada dunia membuat umat lalai dari jihad dalam makna luas: menegakkan kebenaran, keadilan, dan dakwah. Akibatnya, umat mudah dikuasai, baik secara pemikiran, ekonomi, maupun budaya.
Sebab keempat adalah meninggalkan amar ma’ruf dan nahi munkar. Allah memperingatkan, “Telah dilaknat orang-orang kafir dari Bani Israil… karena mereka tidak saling melarang perbuatan mungkar yang mereka lakukan” (QS. Al-Ma’idah: 78–79). Ketika kemungkaran dibiarkan dan kebenaran tidak lagi disuarakan, maka kehinaan akan menimpa secara kolektif. Rasulullah ﷺ juga bersabda bahwa azab dapat menimpa seluruh kaum jika kemungkaran dilakukan terang-terangan dan tidak dicegah (HR. Ahmad).
TAGS : kehinaan umat Islam meninggalkan Al-Qur`an dan sunnah