
Ilustrasi akhir zaman
Terasmuslim.com - Rasulullah ﷺ telah memperingatkan umat Islam tentang datangnya fitnah terbesar di akhir zaman, yaitu fitnah Al-Masih Dajjal. Beliau bersabda, “Tidak ada satu makhluk pun sejak penciptaan Adam hingga hari kiamat yang fitnahnya lebih besar daripada Dajjal” (HR. Muslim). Oleh karena itu, sebelum fitnah besar ini memuncak dan sebelum turunnya Nabi Isa عليه السلام, setiap muslim diperintahkan untuk memperbaiki iman agar tidak mudah tertipu oleh kebatilan yang dibungkus dengan keajaiban dan klaim palsu.
Al-Qur’an menegaskan bahwa keselamatan hanya diperoleh dengan iman yang lurus dan keteguhan tauhid. Allah SWT berfirman, “Barang siapa berpegang teguh kepada Allah, maka sungguh dia telah diberi petunjuk kepada jalan yang lurus” (QS. Ali ‘Imran: 101). Dajjal akan menyesatkan manusia melalui syubhat dan syahwat, sehingga iman yang lemah akan mudah goyah. Karena itu, memperbaiki akidah, mengenal sifat-sifat Allah, dan menjauhi kesyirikan menjadi benteng utama menghadapi fitnah akhir zaman.
Selain iman, ibadah yang benar sesuai tuntunan Rasulullah ﷺ juga menjadi pelindung dari kesesatan. Nabi ﷺ mengajarkan doa perlindungan dari fitnah Dajjal yang dibaca di akhir tasyahud: “Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari azab neraka Jahannam, dari azab kubur, dari fitnah kehidupan dan kematian, serta dari kejahatan fitnah Al-Masih Dajjal” (HR. Bukhari dan Muslim). Ibadah yang ikhlas dan konsisten akan menghidupkan hati, sehingga seorang hamba mampu membedakan antara kebenaran dan kebatilan.
Rasulullah ﷺ juga menekankan pentingnya berpegang teguh pada sunnah sebagai jalan keselamatan. Beliau bersabda, “Barang siapa yang hidup sepeninggalku akan melihat banyak perselisihan, maka wajib atas kalian berpegang pada sunnahku dan sunnah Khulafaur Rasyidin” (HR. Abu Dawud dan Tirmidzi). Menghidupkan sunnah, mempelajari Al-Qur’an termasuk membaca dan mengamalkan sepuluh ayat pertama surat Al-Kahfi serta menjauhi bid’ah dan penyimpangan adalah bekal utama agar kaum muslimin tidak terjerumus menjadi pengikut Dajjal saat fitnah besar itu benar-benar terjadi.