KEISLAMAN

Terlalu Pilih-Pilih Kriteria Pasangan, Ini Ancaman Batin yang Menghambat Ketenangan Hati

Yahya Sukamdani| Jum'at, 12/12/2025
Kriteria itu penting, tapi jangan sampai menghalangi datangnya ketenangan hati yang Allah janjikan melalui pernikahan. Ilustrasi wali nikah wanita

Terasmuslim.com - Banyak Muslim dan Muslimah yang tidak kunjung menikah karena menetapkan kriteria pasangan yang terlalu tinggi, bahkan sampai melampaui batas kewajaran. Padahal Islam mengajarkan untuk mendahulukan agama dan akhlak dalam memilih pasangan. Rasulullah ﷺ bersabda: “Jika datang kepada kalian seorang yang kalian ridai agama dan akhlaknya, maka nikahkanlah dia…” (HR. Tirmidzi). Ketika seseorang lebih fokus pada kriteria duniawi seperti harta, fisik, dan status, maka ia justru menjauh dari apa yang diperintahkan syariat, serta menghambat datangnya keberkahan.

Pernikahan adalah salah satu jalan meraih ketenangan hati dan keberkahan hidup. Allah berfirman: “Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu pasangan-pasangan dari jenismu sendiri agar kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya…” (QS. Ar-Rum: 21). Ayat ini menunjukkan bahwa sakinah bukan diperoleh dari kesempurnaan manusia, tetapi dari keberkahan hubungan yang Allah satukan. Ketika kriteria terlalu tinggi, seseorang menutup pintu menuju ketenangan yang telah Allah janjikan.

Banyak orang merasa takut menikah karena tidak menemukan pasangan “sempurna” sesuai daftar panjang kriterianya. Padahal Rasulullah ﷺ telah mengingatkan bahwa dunia ini hanyalah tempat ujian, bukan tempat mencari kesempurnaan. Bahkan beliau bersabda: “Janganlah seorang mukmin membenci seorang mukminah. Jika ia membenci satu perangai darinya, ia pasti ridha dengan perangai lainnya.” (HR. Muslim). Pesan ini menegaskan bahwa menerima kekurangan pasangan adalah bagian dari ibadah dan jalan menuju harmoni rumah tangga.

Menikah dengan kriteria yang realistis bukan berarti menurunkan standar, tetapi menyelaraskan harapan dengan petunjuk agama. Islam mengajarkan untuk memilih pasangan yang beragama, berakhlak baik, dan mampu membawa kita menuju surga. Dengan menyederhanakan kriteria, membuka diri, dan tidak menunda tanpa alasan syar’i, seorang Muslim akan lebih mudah menemukan pasangan yang menjadi penyejuk hati. Menikah bukan sekadar memenuhi kebutuhan dunia, tetapi ibadah yang membawa ketenangan, keberkahan, dan perlindungan dari fitnah zaman.

TAGS : Menunda pernikahan dalam Islam Kriteria ideal pasangan

Terkini