
Ilustrasi banyak harta tapi susah
Terasmuslim.com - Islam mengajarkan bahwa harta adalah amanah dari Allah, bukan tujuan hidup. Dalam Al-Qur’an, Allah berfirman, “Harta dan anak-anak adalah perhiasan dunia, tetapi amalan saleh lebih baik pahalanya di sisi Tuhanmu.” (QS. Al-Kahfi: 46). Ayat ini menegaskan bahwa harta hanyalah sarana untuk kebaikan, bukan sesuatu yang boleh membuat manusia lalai dari ibadah dan mengingat Allah. Seorang muslim harus menempatkan harta sebagai alat, bukan sebagai pusat hidup.
Rasulullah ﷺ memperingatkan tentang bahaya cinta dunia berlebihan. Beliau bersabda, “Demi Allah, bukan kemiskinan yang aku takutkan atas kalian, tetapi aku takut dunia dibentangkan untuk kalian sebagaimana dibentangkan bagi umat sebelum kalian, lalu kalian berlomba-lomba seperti mereka, dan dunia menghancurkan kalian sebagaimana ia menghancurkan mereka.” (HR. Bukhari dan Muslim). Hadis ini menegaskan bahwa yang merusak bukan hartanya, tetapi kecintaannya yang membuat seseorang jauh dari ketaatan.
Agar harta tidak menjauhkan dari Allah, seorang muslim diperintahkan untuk memperkuat niat dan memperbanyak syukur. Dalam QS. Ibrahim:7, Allah menjanjikan, “Jika kamu bersyukur, pasti Aku tambah nikmatmu.” Syukur bukan hanya ucapan, tetapi menggunakan harta pada jalan halal: menyantuni keluarga, membantu fakir miskin, menunaikan zakat, sedekah, dan memajukan dakwah. Ketika seseorang memanfaatkan harta untuk ibadah, maka hartanya menjadi sebab ia semakin dekat kepada Allah, bukan sebaliknya.
Selain itu, Islam mengajarkan agar manusia tidak tertipu oleh kenikmatan dunia yang sementara. Allah berfirman, “Jangan sekali-kali harta dan anak-anakmu melalaikanmu dari mengingat Allah.” (QS. Al-Munafiqun: 9). Ayat ini memerintahkan setiap muslim untuk menjaga keseimbangan antara usaha mencari rezeki dan menjaga hubungan dengan Allah. Dengan memperbanyak zikir, menjaga shalat, dan menata niat dalam mencari rezeki, seorang muslim dapat memastikan hartanya menjadi berkah dan tidak menjerumuskannya ke dalam kelalaian.
TAGS : bahaya cinta dunia harta halal dan keberkahan