KEISLAMAN

Etika Makan dan Minum dalam Islam

Yahya Sukamdani| Kamis, 20/11/2025
Adab makan-minum sesuai tuntunan Al-Quran dan Sunnah. Ilustrasi makan dan minum

Terasmuslim.com - Islam mengatur seluruh aspek kehidupan, termasuk etika makan dan minum. Dalam Al-Qur’an, Allah memerintahkan umat Muslim untuk mengonsumsi makanan yang halal dan baik (thayyib). Firman Allah dalam Surah Al-Baqarah ayat 168: “Wahai manusia, makanlah dari makanan yang halal lagi baik yang terdapat di bumi.” Ayat ini menjadi dasar utama bahwa makanan tidak hanya harus halal secara syariat, tetapi juga baik bagi kesehatan dan tidak membahayakan tubuh.

Rasulullah SAW memberikan contoh adab makan yang sempurna. Hadis riwayat Bukhari menjelaskan bahwa Nabi selalu memulai makan dengan membaca “Bismillah”. Sabda beliau: “Jika salah seorang di antara kalian hendak makan, hendaklah ia menyebut nama Allah…” (HR. Bukhari). Membaca doa sebelum makan merupakan bentuk syukur dan perlindungan dari godaan setan. Selain itu, Rasulullah SAW mengajarkan untuk makan dengan tangan kanan dan mengambil makanan dari bagian yang dekat, sebagaimana disebutkan dalam hadis riwayat Muslim.

Etika minum pun diatur dalam sunnah. Nabi SAW melarang minum sambil berdiri dalam beberapa riwayat, meskipun beliau pernah melakukannya dalam kondisi tertentu. Hadis riwayat Muslim menyebutkan: “Janganlah salah satu dari kalian minum sambil berdiri.” Hal ini ditafsirkan sebagai bentuk kehati-hatian, menjaga kesopanan, dan menghindari risiko kesehatan. Selain itu, Nabi menganjurkan untuk minum dalam tiga kali tegukan dan tidak meniup air panas.

Islam juga menekankan sikap sederhana dan tidak berlebihan saat makan. Allah berfirman dalam Surah Al-A’raf ayat 31: “Makan dan minumlah, tetapi jangan berlebih-lebihan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang yang berlebih-lebihan.” Ayat ini menjadi pengingat bahwa pola konsumsi berlebihan dapat merusak kesehatan dan menumbuhkan sifat tamak.

Secara keseluruhan, etika makan dan minum dalam Islam berpijak pada nilai kesopanan, kesehatan, dan rasa syukur. Dengan mengikuti adab yang diajarkan Rasulullah SAW, seorang Muslim dapat menjaga tubuhnya, meningkatkan kualitas ibadah, dan menunjukkan rasa terima kasih atas nikmat Allah. Adab ini bukan hanya ritual, tetapi bagian dari kehidupan sehari-hari yang penuh keberkahan.

 
 
 
TAGS : adab makan adab minum sunnah Nabi

Terkini