KEISLAMAN

Hidup di Dunia Tidak Lama, Ini Kata Al-Qur`an dan Hadis

Yahya Sukamdani| Rabu, 19/11/2025
Islam mengingatkan bahwa kehidupan dunia hanyalah sementara, sementara akhiratlah tempat kembali yang kekal. Ilustrasi foto manusia yang sibuk dengan dunia

Terasmuslim.com - Islam mengajarkan bahwa kehidupan di dunia hanyalah persinggahan sementara. Al-Qur’an menggambarkan dunia sebagai tempat ujian, bukan tempat tinggal abadi. Allah SWT berfirman, “Dan kehidupan dunia ini hanyalah kesenangan yang memperdaya.” (QS. Al-Hadid: 20). Ayat ini menegaskan bahwa segala kenikmatan dan kesibukan di dunia tidak boleh melalaikan manusia dari tujuan akhir, yaitu kembali kepada Allah di akhirat yang kekal.

Rasulullah SAW juga memberikan perumpamaan kuat tentang singkatnya hidup manusia. Beliau bersabda, “Tidaklah aku di dunia ini melainkan seperti seorang musafir yang berteduh di bawah pohon, kemudian meninggalkannya.” (HR. Tirmidzi). Gambaran ini menekankan bahwa manusia hanya “singgah sebentar” di bumi, sebelum melanjutkan perjalanan menuju kehidupan akhirat yang jauh lebih panjang. Oleh karena itu, sikap yang benar adalah memanfaatkan masa hidup yang singkat untuk memperbanyak amal saleh.

Selain itu, Allah mengingatkan bahwa setiap jiwa pasti akan merasakan kematian. Firman-Nya: “Setiap yang bernyawa akan merasakan mati, dan hanya pada hari Kiamat sajalah diberikan balasan secara sempurna.” (QS. Ali ‘Imran: 185). Ayat ini memberi peringatan sekaligus motivasi agar manusia tidak tertipu oleh panjang angan-angan. Hidup yang singkat harus disertai kesadaran bahwa amal perbuatan akan dipertanggungjawabkan kelak.

Nabi SAW juga menasihati agar seorang mukmin memperbanyak mengingat kematian, karena hal itu dapat melembutkan hati dan mendorong ketaatan. Dalam hadis, beliau bersabda, “Perbanyaklah mengingat penghancur segala kenikmatan (kematian).” (HR. Tirmidzi). Mengingat kematian bukan untuk menakut-nakuti, tetapi agar manusia tidak terperdaya oleh dunia dan tetap menjaga fokus pada amal dan ketaatan.

Baca juga :

Dengan memahami bahwa hidup di muka bumi ini tidak lama, seorang muslim akan menjalani hidup dengan lebih bijak: menghargai waktu, memperbaiki hubungan, memperbanyak amal saleh, dan mempersiapkan diri menghadapi kehidupan akhirat. Islam menjadikan kesadaran akan kefanaan dunia sebagai motivasi untuk menjadi pribadi yang lebih baik, bukan sebagai sumber ketakutan.

TAGS : dunia menurut Islam peringatan akhirat kematian

Terkini