Sosok

Kisah Abu Hurairah, Sahabat Periwayat Hadis Terbanyak dalam Sejarah Islam

Yahya Sukamdani| Selasa, 18/11/2025
Abu Hurairah adalah salah satu sahabat Nabi yang paling berpengaruh, dikenal sebagai periwayat hadis terbanyak dan penjaga ilmu syariat. Ilustrasi foto sahabat

Terasmuslim.com - Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu adalah salah satu sahabat Rasulullah ﷺ yang paling masyhur, terutama karena dedikasinya dalam menjaga dan meriwayatkan hadis. Nama aslinya adalah Abdurrahman bin Shakhr ad-Dausi, berasal dari Yaman, dan ia masuk Islam pada tahun ke-7 Hijriyah. Meskipun baru tiga tahun bersama Rasulullah ﷺ, kecintaannya kepada ilmu dan kedekatannya kepada Nabi membuatnya menghafal lebih dari 5.000 hadis. Ia mendapatkan doa khusus dari Rasulullah agar hafalannya kuat dan berkah.

Al-Qur’an memuji generasi yang datang setelah para Nabi dan berpegang teguh pada petunjuk Rasul, sebagaimana dalam Surah At-Taubah ayat 100 yang mengagungkan “orang-orang yang terdahulu lagi pertama-tama masuk Islam (as-sabiqun al-awwalun)”. Meskipun Abu Hurairah bukan termasuk awal masuk Islam, ia termasuk sahabat yang penuh keikhlasan dan keseriusan dalam mengabdi pada dakwah. Hadis-hadis yang ia riwayatkan menjadi pijakan penting dalam memahami Al-Qur’an serta hukum syariat.

Dalam banyak riwayat, Abu Hurairah dikenal sebagai sahabat yang selalu bersama Nabi ﷺ. Ia sering mengutamakan menuntut ilmu dibanding bekerja untuk dunia sehingga terkadang hidup dalam kondisi ekonomi sederhana. Dalam hadis sahih, Abu Hurairah bercerita bahwa ia pernah kelaparan lalu mengikuti Nabi ke rumahnya, dan beliau memberinya susu yang kemudian diminumnya hingga kenyang. Kisah ini menunjukkan betapa dekat dan perhatiannya Rasulullah kepada para sahabatnya yang tekun menuntut ilmu.

Abu Hurairah juga meriwayatkan perjalanan spiritualnya saat Rasulullah ﷺ mendoakan agar hafalannya tidak pernah hilang. Dalam riwayat Bukhari, ia berkata bahwa Nabi ﷺ memerintahkannya membuka kain selendangnya, kemudian Nabi memasukkan tangan dan seakan mengisinya dengan ilmu. Setelah itu, Abu Hurairah berkata: “Aku tidak pernah lupa satu hadis pun setelah kejadian itu.” Doa dan mukjizat ini menjadi sebab mengapa ia menjadi periwayat hadis terbanyak di antara sahabat.

Keutamaan Abu Hurairah dibuktikan oleh para ulama hadis sepanjang sejarah. Ia bukan hanya meriwayatkan banyak hadis, tetapi juga dikenal sebagai ahli ibadah, dermawan, dan memiliki kedudukan mulia di sisi para khalifah setelah Nabi ﷺ wafat. Umar bin Khattab, Utsman bin Affan, dan Muawiyah memberikan kepercayaan kepadanya dalam berbagai urusan umat. Kontribusinya yang sangat besar menjadikan dirinya salah satu perantara utama syariat sampai kepada umat Islam di seluruh dunia.

 
TAGS : Abu Hurairah sahabat Nabi periwayat hadis terbanyak

Terkini