KEISLAMAN

Larangan Mencela Hujan dan Angin

Yahya Sukamdani| Rabu, 12/11/2025
Hujan dan angin adalah ciptaan Allah yang membawa hikmah dan rahmat. Ilustrasi foto mensyukuri turun hujan

Terasmuslim.com - Dalam Islam, segala fenomena alam seperti hujan dan angin merupakan tanda kebesaran Allah SWT. Mencela hujan atau angin sama saja dengan mencela ciptaan dan kehendak-Nya. Allah berfirman:

“Dan di antara tanda-tanda (kebesaran)-Nya ialah bahwa Dia mengirimkan angin sebagai pembawa berita gembira dan agar kamu merasakan sebagian dari rahmat-Nya.” (QS. Ar-Rum: 46).
Ayat ini menunjukkan bahwa angin dan hujan adalah bagian dari rahmat Allah. Karenanya, seorang Muslim hendaknya menyambut kedatangannya dengan syukur, bukan keluhan.

Rasulullah ﷺ dengan tegas melarang umatnya mencela angin. Dalam hadis riwayat Abu Dawud disebutkan:

“Janganlah kamu mencela angin. Jika kamu melihat sesuatu yang tidak kamu sukai darinya, maka ucapkanlah: ‘Ya Allah, kami mohon kepada-Mu kebaikannya, kebaikan yang ada padanya, dan kebaikan yang diperintahkannya. Dan kami berlindung kepada-Mu dari kejelekannya, kejelekan yang ada padanya, dan kejelekan yang diperintahkannya.’” (HR. Abu Dawud).
Hadis ini mengajarkan doa yang menggantikan keluhan dengan permohonan kebaikan, sekaligus menunjukkan bahwa setiap fenomena alam terjadi atas izin Allah.

Begitu pula dengan hujan. Rasulullah ﷺ mengingatkan agar manusia tidak mengeluh ketika turun hujan. Dalam hadis sahih disebutkan:

“Pada suatu ketika, hujan turun di masa Nabi ﷺ, lalu beliau bersabda: ‘Pada pagi ini, ada di antara manusia yang menjadi mukmin dan ada yang menjadi kafir. Barang siapa berkata: kami diberi hujan karena karunia Allah dan rahmat-Nya, maka dia beriman kepada Allah. Dan barang siapa berkata: kami diberi hujan karena bintang ini dan itu, maka dia kafir kepada Allah.’” (HR. Bukhari dan Muslim).
Hadis ini menjelaskan bahwa mencela atau menisbatkan hujan pada sebab selain Allah adalah bentuk kekufuran kecil karena mengabaikan keesaan-Nya dalam menetapkan takdir.

Maka dari itu, seorang Muslim sebaiknya menjaga lisannya ketika menghadapi cuaca buruk. Hujan, angin, petir, atau badai semua berada dalam kekuasaan Allah. Alih-alih mencela, Islam mengajarkan kita untuk berdoa dan memohon perlindungan. Dengan demikian, kita menunjukkan keimanan dan ketundukan kepada Allah atas segala kehendak-Nya di langit dan bumi.

TAGS : larangan mencela hujan dalam Islam hujan angin

Terkini