
Ilustrasi foto Islam dan Al quran
Terasmuslim.com - Ibadah merupakan wujud ketaatan dan penghambaan seorang Muslim kepada Allah SWT. Karena itu, Islam menekankan agar ibadah dilakukan dengan penuh keikhlasan dan sesuai tuntunan syariat. Allah SWT berfirman dalam Surah Al-Kahfi ayat 110: “Barang siapa mengharap perjumpaan dengan Tuhannya, maka hendaklah ia mengerjakan amal saleh dan janganlah ia mempersekutukan seorang pun dalam beribadah kepada Tuhannya.” Ayat ini menegaskan bahwa setiap ibadah harus dilakukan dengan niat yang tulus dan tata cara yang benar, bukan asal-asalan atau mengikuti hawa nafsu.
Rasulullah SAW memberi peringatan keras kepada umatnya agar berhati-hati dalam beribadah. Dalam hadits riwayat Bukhari dan Muslim, beliau bersabda, “Barang siapa mengada-adakan sesuatu dalam urusan (agama) kami ini yang tidak ada perintahnya, maka hal itu tertolak.” Hadits ini menunjukkan bahwa ibadah yang dilakukan tanpa mengikuti tuntunan Rasulullah tidak akan diterima oleh Allah. Maka, beribadah dengan sembarangan baik dalam niat, waktu, maupun tata cara merupakan tanda kurangnya kesadaran akan keagungan Allah SWT.
Orang yang beribadah tanpa pemahaman sering kali kehilangan kekhusyukan dan keikhlasan. Allah SWT mengingatkan dalam Surah Al-Ma’un ayat 4–5: “Maka celakalah orang yang shalat, (yaitu) orang-orang yang lalai dari shalatnya.” Ayat ini bukan ditujukan kepada orang yang meninggalkan shalat, tetapi kepada mereka yang melaksanakannya tanpa kesungguhan, tanpa khusyuk, dan tanpa memperhatikan adab ibadah. Ini menjadi peringatan agar setiap Muslim memperbaiki kualitas ibadahnya, bukan sekadar menggugurkan kewajiban.
TAGS : sembarangan dalam ibadah pentingnya ikhlas dalam beribadah