KEISLAMAN

Berdoa di Waktu Safar, Salah Satu Momen Mustajab yang Diajarkan Rasulullah

Yahya Sukamdani| Senin, 10/11/2025
Berdoa saat safar adalah amalan yang sangat dianjurkan karena termasuk waktu mustajab, dengan tuntunan langsung dari Rasulullah SAW untuk memohon keselamatan dan keberkahan perjalanan. Ilustrasi foto berdoa ketika safar

Terasmuslim.com - Dalam Islam, safar atau perjalanan bukan sekadar aktivitas berpindah tempat, melainkan juga momentum untuk memperbanyak doa. Allah SWT berfirman dalam Surah Al-Baqarah ayat 186: “Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah) bahwasanya Aku dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia berdoa kepada-Ku.” Ayat ini menjadi dasar bahwa doa dapat dikabulkan kapan saja, termasuk saat seseorang sedang bepergian. Namun, Rasulullah SAW secara khusus menyebut bahwa doa orang yang sedang safar termasuk doa yang mustajab.

Dalam hadits riwayat Abu Dawud dan Tirmidzi, Rasulullah SAW bersabda, “Tiga doa yang tidak tertolak: doa orang yang terzalimi, doa musafir, dan doa orang tua untuk anaknya.” Hadits ini menunjukkan bahwa waktu safar memiliki keutamaan tersendiri, karena dalam perjalanan seseorang biasanya berada dalam keadaan lemah, jauh dari rumah, dan lebih bergantung kepada perlindungan Allah. Kondisi inilah yang menjadikan doa saat safar begitu istimewa di sisi-Nya.

Tuntunan doa ketika safar juga diajarkan secara khusus oleh Rasulullah SAW. Dalam hadits riwayat Muslim, ketika naik kendaraan untuk bepergian, beliau membaca: “Subhanalladzi sakhkhara lana hadza wama kunna lahu muqrinin, wa inna ila rabbina lamunqalibun.” (Maha Suci Allah yang telah menundukkan kendaraan ini untuk kami padahal kami sebelumnya tidak mampu menguasainya, dan sesungguhnya kami akan kembali kepada Tuhan kami). Doa ini menjadi bentuk pengakuan akan kekuasaan Allah dan kesadaran bahwa setiap perjalanan selalu berada dalam lindungan-Nya.

TAGS : doa saat safar keutamaan berdoa dalam safar

Terkini