
Ilustrasi foto pasangan dalam rumah tangga
Terasmuslim.com - Dalam Islam, rumah tangga dibangun atas dasar saling pengertian, kasih sayang, dan tolong-menolong. Sikap egois atau mementingkan diri sendiri bertentangan dengan semangat sakinah, mawaddah, warahmah yang diajarkan Al-Qur’an. Allah SWT berfirman dalam QS. Ar-Rum ayat 21:
“Dan di antara tanda-tanda (kebesaran)-Nya ialah Dia menciptakan untukmu istri-istri dari jenismu sendiri supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya di antaramu rasa kasih dan sayang.”
Ayat ini menegaskan bahwa ketenteraman rumah tangga hanya dapat terwujud jika kedua pasangan menumbuhkan empati dan menghindari sifat egois.
Rasulullah SAW merupakan teladan utama dalam memperlakukan pasangan dengan penuh kelembutan. Beliau bersabda:
“Orang mukmin yang paling sempurna imannya adalah yang paling baik akhlaknya, dan yang terbaik di antara kalian adalah yang paling baik terhadap istrinya.” (HR. Tirmidzi).
Hadis ini mengingatkan bahwa keimanan seseorang tercermin dari cara ia memperlakukan pasangannya. Sikap egois, keras hati, dan tidak mau mengalah akan menimbulkan ketegangan dan menjauhkan keberkahan dalam rumah tangga.
Selain itu, Islam menuntun umatnya untuk mengutamakan musyawarah dan saling memahami dalam menghadapi perbedaan. Allah SWT berfirman dalam QS. Asy-Syura ayat 38:
“Dan (bagi) orang-orang yang menerima (mematuhi) seruan Tuhannya dan mendirikan salat, sedang urusan mereka (diputuskan) dengan musyawarah antara mereka.”
Musyawarah menjadi kunci untuk mengatasi perbedaan pandangan tanpa harus mengedepankan ego pribadi.