KISAH

Kisah Nabi Yunus di Perut Ikan, Ini Hikmahnya

Vaza Diva Fadhillah Akbar| Selasa, 28/10/2025
Kesabaran yang sejati adalah ketika seseorang tetap berdoa, tetap bersyukur, dan tetap yakin bahwa setiap ujian pasti memiliki hikmah. Ini kisah Nabi Yunus AS dalam Al-Qur`an yang mengajarkan makna tentang kesabaran (Foto: Ilustrasi)

Jakarta, Terasmuslim.com - Kisah Nabi Yunus AS adalah salah satu kisah yang paling menyentuh dalam Al-Qur’an tentang kesabaran dan keteguhan hati dalam menghadapi ujian.

Beliau merupakan salah satu nabi yang diutus untuk berdakwah kepada kaum yang keras kepala dan menolak kebenaran. Namun dari ujian berat itulah, umat Islam belajar bahwa sabar dan tobat adalah jalan menuju pertolongan Allah SWT.

Nabi Yunus AS diutus untuk menyeru kaumnya agar menyembah Allah SWT dan meninggalkan penyembahan berhala. Namun, dakwahnya ditolak dan bahkan diolok-olok. Dalam keadaan kecewa dan marah, Yunus meninggalkan kaumnya tanpa menunggu izin dari Allah.

Allah SWT kemudian menguji Yunus dengan ujian yang luar biasa. Saat menaiki kapal, badai besar datang dan undian jatuh kepadanya. Yunus dilemparkan ke laut, lalu ditelan oleh seekor ikan besar atas izin Allah.

Baca juga :

Allah berfirman dalam Al-Qur`an:

فَالْتَقَمَهُ الْحُوتُ وَهُوَ مُلِيمٌ
“Maka ia ditelan oleh ikan besar dalam keadaan tercela.” (QS. As-Saffat [37]: 142)

Di dalam kegelapan perut ikan, lautan, dan malam, Nabi Yunus memanjatkan doa yang kini dikenal sebagai Dzikir Nabi Yunus, doa yang menjadi simbol tobat dan kesabaran seorang hamba:

لَا إِلٰهَ إِلَّا أَنْتَ سُبْحَانَكَ إِنِّي كُنْتُ مِنَ الظَّالِمِينَ
“Tidak ada Tuhan selain Engkau, Maha Suci Engkau, sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang zalim.” (QS. Al-Anbiya [21]: 87)

Doa ini menunjukkan kerendahan hati Nabi Yunus dalam mengakui kesalahannya dan berserah diri sepenuhnya kepada Allah SWT. Karena ketulusan dan kesabarannya, Allah mengampuni beliau dan menyelamatkannya dari perut ikan.

Allah SWT berfirman:

فَنَبَذْنَاهُ بِالْعَرَاءِ وَهُوَ سَقِيمٌ
“Lalu Kami lemparkan dia ke daratan dalam keadaan sakit.” (QS. As-Saffat [37]: 145)

Kisah Nabi Yunus bukan sekadar cerita sejarah, tetapi juga pelajaran besar bagi umat manusia tentang kesabaran dalam menghadapi ujian. Sabar bukan berarti diam tanpa usaha, melainkan keteguhan hati untuk tetap berpegang pada keimanan dan berbaik sangka kepada Allah, bahkan dalam keadaan yang paling gelap sekalipun.

Ujian hidup sering kali datang tanpa diduga, bisa berupa kehilangan, penolakan, atau rasa putus asa. Namun sebagaimana Nabi Yunus, seorang muslim diajarkan untuk tidak berputus asa dari rahmat Allah.

Dalam Surah Yusuf ayat 87, Allah menegaskan:

إِنَّهُ لَا يَيْأَسُ مِنْ رَوْحِ اللَّهِ إِلَّا الْقَوْمُ الْكَافِرُونَ
“Sesungguhnya tidak ada yang berputus asa dari rahmat Allah kecuali orang-orang kafir.”

Kesabaran yang sejati adalah ketika seseorang tetap berdoa, tetap bersyukur, dan tetap yakin bahwa setiap ujian pasti memiliki hikmah.

TAGS : Info Keislaman Nabi Yunus AS Mulut Ikan Kitab Al-Qur`an Makna Kesabaran

Terkini