
Ilustrasi tulisan Allah
Terasmuslim.com - Dalam ajaran Islam, setiap amal perbuatan manusia, baik kebaikan maupun keburukan, tidak akan luput dari catatan Allah SWT. Hal ini ditegaskan dalam firman-Nya: “Dan segala sesuatu yang mereka kerjakan tercatat dalam kitab-kitab (catatan amal mereka). Dan setiap yang kecil maupun yang besar tertulis (tercatat).” (QS. Al-Qamar: 52–53). Ayat ini menjelaskan bahwa tidak ada satu pun perbuatan manusia yang terlewat, karena semuanya akan dipertanggungjawabkan di hadapan Allah kelak.
Allah SWT juga menegaskan dalam Al-Qur’an: “Barang siapa mengerjakan kebaikan seberat zarrah pun, niscaya dia akan melihat (balasannya), dan barang siapa mengerjakan kejahatan seberat zarrah pun, niscaya dia akan melihat (balasannya).” (QS. Az-Zalzalah: 7–8). Ayat ini menunjukkan keadilan Allah yang sempurna sekecil apa pun amal baik atau buruk akan mendapatkan balasan yang setimpal. Oleh karena itu, seorang muslim hendaknya berhati-hati dalam setiap perbuatannya dan senantiasa memperbanyak amal saleh.
Rasulullah SAW menjelaskan bahwa Allah Maha Pemurah dalam mencatat amal manusia. Dalam hadits riwayat Bukhari dan Muslim, disebutkan bahwa Allah berfirman melalui malaikat: “Barang siapa berniat melakukan kebaikan tetapi tidak jadi melakukannya, Allah tetap mencatatnya sebagai satu kebaikan penuh. Jika ia melakukannya, Allah mencatatnya menjadi sepuluh kebaikan hingga tujuh ratus kali lipat. Dan barang siapa berniat melakukan keburukan lalu tidak melakukannya, Allah mencatatnya sebagai satu kebaikan penuh.” Ini menunjukkan betapa luas rahmat Allah kepada hamba-Nya yang berusaha berbuat baik.