KEISLAMAN

Mendidik Anak di Rumah Juga Termasuk Meniti Karier

Yahya Sukamdani| Senin, 20/10/2025
Islam memandang mendidik anak di rumah bukan sekadar tugas ibu rumah tangga, tetapi bagian dari karier mulia menuju ridha Allah. Ilustrasi orang tua membimbing anak

Terasmuslim.com - Dalam pandangan Islam, mendidik anak bukan sekadar tugas domestik, tetapi merupakan tanggung jawab besar dan bentuk ibadah. Peran orang tua terutama ibu dalam membentuk akhlak dan kepribadian anak di rumah memiliki nilai yang sangat tinggi di sisi Allah , bahkan setara dengan perjuangan di jalan karier profesional bila diniatkan dengan benar.

Allah berfirman dalam Al-Qur’an:

"Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka..."
(QS. At-Tahrim: 6)

Ayat ini menunjukkan bahwa mendidik keluarga adalah kewajiban utama setiap mukmin. Tugas ini bukan pekerjaan ringan, melainkan bentuk tanggung jawab spiritual dan sosial untuk menanamkan iman serta nilai moral sejak dini.

Baca juga :

Rasulullah bersabda:

"Setiap kalian adalah pemimpin, dan setiap pemimpin akan dimintai pertanggungjawaban atas yang dipimpinnya. Seorang laki-laki adalah pemimpin bagi keluarganya, dan seorang wanita adalah pemimpin di rumah suaminya serta bertanggung jawab atas rumah tangganya."
(HR. Bukhari dan Muslim)

Hadis ini menjelaskan bahwa peran seorang ibu di rumah bukanlah “tidak bekerja”, melainkan sedang menjalankan kepemimpinan penting dalam mendidik generasi masa depan. Islam tidak memandang rendah peran domestik, justru memuliakannya sebagai ladang pahala yang besar bila dilakukan dengan ikhlas.

Dalam riwayat lain, Rasulullah menegaskan:

"Apabila seorang wanita menjaga shalatnya lima waktu, berpuasa di bulan Ramadhan, menjaga kehormatannya, dan taat kepada suaminya, maka ia akan masuk surga dari pintu mana saja yang ia kehendaki."
(HR. Ahmad)

Ini menunjukkan bahwa aktivitas rumah tangga, termasuk mendidik anak, adalah bagian dari ibadah yang berpahala besar. Bahkan, niat tulus seorang ibu untuk membesarkan dan membimbing anaknya menjadi generasi saleh dapat dihitung sebagai amal jariyah yang terus mengalir pahalanya.

TAGS : Ibadah pahala didik keluarga mulia

Terkini