KEISLAMAN

Masa Puber Anak Perempuan dalam Pandangan Islam

Vaza Diva Fadhillah Akbar| Rabu, 15/10/2025
Masa puber merupakan salah satu fase penting dalam kehidupan seorang anak perempuan. Ilustrasi - perempuan sedang haid sebagai salah satu tanda sudah dewasa (Foto: Bincangsyariah)

Jakarta, Terasmuslim.com - Masa puber merupakan salah satu fase penting dalam kehidupan seorang anak perempuan. Dalam ajaran Islam, masa ini disebut sebagai awal baligh, yaitu saat seorang anak mulai memikul tanggung jawab penuh atas amal dan perbuatannya di hadapan Allah SWT.

Masa ini bukan hanya tentang perubahan fisik, melainkan juga awal kedewasaan spiritual yang menandai kesiapan seorang Muslimah untuk menunaikan ibadah dan menjaga kehormatan dirinya.

Dalam pandangan medis, pubertas pada anak perempuan umumnya terjadi antara usia delapan hingga tiga belas tahun. Namun dalam Islam, tanda utama bahwa seorang perempuan telah baligh adalah ketika ia mengalami haid (menstruasi).

Selain itu, perubahan seperti tumbuhnya rambut halus di sekitar kemaluan dan ketiak, melembutnya suara, serta perubahan bentuk tubuh menjadi lebih feminin juga menjadi bagian dari proses alami yang telah ditetapkan Allah SWT.

Baca juga :

Rasulullah SAW bersabda:

النِّسَاءُ إِذَا بَلَغْنَ الْمَحِيضَ لَمْ يَصْلُحْ أَنْ يُرَى مِنْهُنَّ إِلَّا هَذَا وَهَذَا

“Apabila seorang perempuan telah mengalami haid, maka tidak boleh terlihat darinya kecuali wajah dan kedua telapak tangannya.” (HR. Abu Dawud dan Tirmidzi)

Hadis ini menandakan bahwa seorang perempuan yang telah memasuki masa puber sudah memiliki kewajiban syar’i yang sama seperti orang dewasa, termasuk menutup aurat dan menunaikan salat.

Islam memandang masa pubertas sebagai momen kehormatan dan kemuliaan, bukan sesuatu yang perlu disembunyikan atau ditakuti.

Dalam masa ini, anak perempuan juga mulai mengalami perubahan emosi yang lebih sensitif dan halus. Mereka menjadi lebih sadar terhadap diri sendiri, lebih menjaga privasi, serta mulai memahami perasaan dan tanggung jawab dalam berperilaku.

Oleh karena itu, bimbingan orang tua menjadi sangat penting agar anak memahami bahwa semua perubahan ini merupakan bagian dari kasih sayang Allah SWT yang sedang menuntunnya menuju kedewasaan.

Islam menganjurkan agar orang tua mendoakan anak-anaknya ketika mereka mulai memasuki masa baligh, agar selalu berada di bawah cahaya petunjuk dan perlindungan Allah. Salah satu doa yang bisa dibaca adalah:

اللَّهُمَّ احْفَظْهَا مِنْ كُلِّ فِتْنَةٍ، وَنَوِّرْ قَلْبَهَا بِنُورِ الْإِيمَانِ، وَزَيِّنْهَا بِالْحَيَاءِ وَالْعِفَّةِ

“Ya Allah, lindungilah dia dari segala fitnah, terangilah hatinya dengan cahaya iman, dan hiasilah dirinya dengan rasa malu serta kesucian.”

Selain itu, Rasulullah SAW juga mengajarkan doa umum untuk memohon petunjuk, ketakwaan, dan kesucian diri yang dapat diamalkan oleh anak maupun orang tua:

اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ الْهُدَى وَالتُّقَى وَالْعَفَافَ وَالْغِنَى

“Ya Allah, aku memohon kepada-Mu petunjuk, ketakwaan, kesucian diri, dan kecukupan.” (HR. Muslim)

Doa ini mencerminkan harapan agar setiap anak perempuan tumbuh menjadi pribadi yang beriman, berakhlak mulia, dan mampu menjaga kehormatan dirinya di tengah godaan zaman.

Orang tua berperan besar dalam menanamkan pemahaman spiritual kepada anak pada masa ini. Mereka perlu menjelaskan dengan lembut bahwa haid bukanlah aib, melainkan tanda kedewasaan dan kasih sayang Allah yang sedang menumbuhkan dirinya menjadi wanita sejati.

Orang tua juga diharapkan menjadi teladan dalam ibadah dan akhlak, karena anak perempuan belajar dari apa yang mereka lihat, bukan hanya dari apa yang mereka dengar.

Dengan pendampingan, doa, dan kasih sayang, masa puber dapat menjadi gerbang menuju kedewasaan yang penuh berkah. Seorang anak perempuan yang dibesarkan dengan pemahaman agama yang benar akan tumbuh menjadi Muslimah yang kuat, berakhlak lembut, dan senantiasa menjaga dirinya dari fitnah dunia.

Allah SWT berfirman dalam Al-Qur`an:

وَقُلْ لِلْمُؤْمِنَاتِ يَغْضُضْنَ مِنْ أَبْصَارِهِنَّ وَيَحْفَظْنَ فُرُوجَهُنَّ

“Dan katakanlah kepada wanita yang beriman agar mereka menahan pandangannya dan menjaga kehormatannya.” (QS. An-Nur: 31)

Ayat ini menjadi pengingat bahwa masa pubertas adalah awal tanggung jawab untuk menjaga diri dan kehormatan, sebagaimana perintah Allah kepada hamba-Nya yang beriman.

Dengan bimbingan agama dan doa yang tulus, seorang anak perempuan akan tumbuh menjadi Muslimah sejati yang membawa cahaya iman dalam setiap langkah kehidupannya.

TAGS : Info Keislaman Tanda-Tanda Puber Perempuan

Terkini