KEISLAMAN

Apa Itu Sholat Istikharah? Ini Penjelasannya

Vaza Diva Fadhillah Akbar| Sabtu, 11/10/2025
Sholat istikharah berasal dari kata istikhārah yang berarti meminta pilihan terbaik. Ilustrasi - sholat istikharah (Foto: Ist)

Jakarta, Terasmuslim.com - Dalam kehidupan, manusia kerap dihadapkan pada berbagai pilihan penting: memilih pasangan, pekerjaan, pendidikan, atau keputusan besar lainnya.

Islam mengajarkan agar setiap langkah penting selalu disandarkan kepada Allah SWT melalui ibadah yang disebut shalat istikharah.

Sholat istikharah berasal dari kata istikhārah yang berarti meminta pilihan terbaik. Secara istilah, sholat ini merupakan shalat sunnah dua rakaat yang dilakukan untuk memohon petunjuk dan pertimbangan dari Allah SWT ketika seseorang merasa ragu terhadap suatu perkara.

Rasulullah SAW sangat menekankan pentingnya sholat istikharah. Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Jabir bin Abdillah RA, beliau bersabda:

Baca juga :

كَانَ رَسُولُ اللهِ ﷺ يُعَلِّمُنَا الِاسْتِخَارَةَ فِي الْأُمُورِ كُلِّهَا كَمَا يُعَلِّمُنَا السُّورَةَ مِنَ الْقُرْآنِ
“Rasulullah SAW mengajarkan kepada kami sholat istikharah untuk semua urusan, sebagaimana beliau mengajarkan satu surat dari Al-Qur’an.” (HR. Bukhari)

Hadis ini menunjukkan bahwa istikharah tidak hanya dilakukan untuk urusan besar, tetapi juga boleh dilakukan dalam berbagai hal kehidupan sehari-hari, selama seseorang membutuhkan arahan dan ketenangan hati.

Sholat istikharah dikerjakan dua rakaat seperti sholat sunnah biasa. Niatnya adalah untuk memohon pilihan terbaik kepada Allah SWT. Berikut niatnya dalam bahasa Arab:

أُصَلِّي سُنَّةَ الِاسْتِخَارَةِ رَكْعَتَيْنِ لِلّٰهِ تَعَالَى
Ushallî sunnatal istikhârati rak‘ataini lillâhi ta‘âlâ

Artinya: “Aku berniat sholat sunnah istikharah dua rakaat karena Allah Ta‘ala.”

Setelah salam, dianjurkan membaca doa istikharah sebagaimana diajarkan oleh Rasulullah SAW.

اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْتَخِيرُكَ بِعِلْمِكَ، وَأَسْتَقْدِرُكَ بِقُدْرَتِكَ، وَأَسْأَلُكَ مِنْ فَضْلِكَ الْعَظِيمِ...

“Ya Allah, aku memohon pilihan yang terbaik kepada-Mu dengan ilmu-Mu, aku memohon kekuatan kepada-Mu dengan kekuasaan-Mu, dan aku memohon kepada-Mu dari karunia-Mu yang agung...”

Isi doa ini menggambarkan sikap pasrah dan tawakal seorang hamba. Ia menyerahkan keputusannya kepada Allah dengan keyakinan bahwa hanya Allah yang mengetahui apa yang terbaik bagi dirinya.

Sholat istikharah dapat dilakukan kapan saja, baik siang maupun malam, kecuali pada waktu yang diharamkan untuk sholat sunnah (seperti setelah Subuh hingga matahari terbit dan setelah Ashar hingga Magrib).

Waktu malam hari, terutama di sepertiga malam terakhir, dianggap paling baik karena lebih tenang dan doa lebih mustajab.

Petunjuk dari Allah setelah istikharah bisa datang dalam berbagai bentuk, seperti perasaan mantap terhadap suatu pilihan, kemudahan dalam menjalani satu arah, atau terkadang melalui tanda yang muncul secara tidak langsung.

Namun, inti istikharah bukan menunggu mimpi, melainkan menyerahkan hati dan langkah kepada kehendak Allah SWT.

Melaksanakan sholat istikharah menumbuhkan ketenangan batin dan menghindarkan seseorang dari keputusan tergesa-gesa. Ibadah ini juga menjadi bukti keimanan dan ketundukan kepada Allah, bahwa manusia terbatas dalam pengetahuan dan kekuatan, sedangkan Allah Maha Tahu atas segala sesuatu.

Dengan sholat istikharah, seorang Muslim diajak untuk menyeimbangkan antara ikhtiar rasional dan spiritual. Setelah berdoa dan berusaha, hasil akhirnya diserahkan sepenuhnya kepada Allah SWT.

Sholat istikharah bukan hanya ibadah permohonan petunjuk, tetapi juga latihan keikhlasan dan ketundukan terhadap kehendak Ilahi. Melalui ibadah ini, umat Islam diajarkan untuk yakin bahwa apa pun hasilnya—itulah keputusan terbaik dari Allah SWT.

TAGS : Info Keislaman Sholat istikharah

Terkini