
Ilustrasi foto ibu rumah tangga sedang me time
Terasmuslim.com - Menjadi ibu rumah tangga adalah amanah besar dalam Islam. Ia memikul tanggung jawab mulia mengurus keluarga, mendidik anak, serta menjaga ketenangan rumah tangga. Namun, Islam juga mengajarkan keseimbangan antara hak dan kewajiban. Dalam Al-Qur’an, Allah berfirman: “Dan carilah pada apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu (kebahagiaan) negeri akhirat, dan janganlah kamu lupakan bagianmu di dunia.” (QS. Al-Qashash: 77). Ayat ini menegaskan bahwa menjaga diri dan memberi waktu untuk istirahat atau menenangkan hati juga bagian dari ibadah, asalkan tidak melalaikan kewajiban.
Rasulullah ﷺ juga mengajarkan pentingnya menjaga keseimbangan diri. Dalam sebuah hadis disebutkan, “Sesungguhnya tubuhmu mempunyai hak atasmu.” (HR. Bukhari dan Muslim). Artinya, tubuh dan jiwa seorang ibu pun perlu dirawat. Mengambil waktu sejenak untuk beristirahat, beribadah dengan tenang, membaca buku, atau sekadar menikmati waktu sendiri, bisa menjadi bentuk me time yang bernilai ibadah jika diniatkan untuk memperbarui semangat dalam melayani keluarga.
Dengan demikian, me time bagi ibu rumah tangga bukanlah kemewahan, melainkan kebutuhan spiritual dan psikologis agar ia mampu kembali menjalankan perannya dengan ikhlas dan bahagia. Islam tidak melarang istirahat atau hiburan yang bermanfaat, selama dilakukan dalam batas syariat dan tidak melalaikan tanggung jawab rumah tangga.