KEISLAMAN

Mengenal Tafsir Al-Qur`an Karya Ulama Nusantara

Vaza Diva Fadhillah Akbar| Kamis, 25/09/2025
Kehadiran tafsir-tafsir ini membuktikan bahwa ulama Nusantara memiliki kontribusi besar dalam khazanah penafsiran Al-Qur`an dunia Islam Ilustrasi - mengenal tafsir-tafsir yang berasal dari Nusantara (Foto: Pexels/Sabriye Zeynep)

Jakarta, Terasmuslim.com - Tradisi keilmuan Islam di Nusantara tidak hanya berkembang dalam bidang fikih dan tasawuf, tetapi juga melahirkan berbagai karya tafsir Al-Qur`an.

Sejumlah ulama Nusantara telah menulis penafsiran Al-Qur`an dengan gaya dan pendekatan khas yang mencerminkan kearifan lokal.

Salah satu karya monumental adalah Tafsir Tarjuman al-Mustafid karya Abdurrauf as-Singkili (Aceh, abad ke-17). Kitab tafsir ini ditulis dalam bahasa Melayu Jawi dan menjadi tafsir Al-Qur`an lengkap pertama di Nusantara, bahkan dijadikan rujukan luas di wilayah Asia Tenggara.

Selain itu, ada pula Tafsir Marah Labid atau dikenal dengan Tafsir Munir karya Syekh Nawawi al-Bantani (abad ke-19). Karya ini ditulis dalam bahasa Arab dan mendapatkan pengakuan ulama internasional, hingga digunakan sebagai referensi di Timur Tengah.

Baca juga :

Dari Jawa, muncul Tafsir al-Ibriz li Ma’rifat Tafsir al-Qur’an al-‘Aziz karya KH Bisri Musthofa. Tafsir ini menggunakan bahasa Jawa pegon, sehingga mudah dipahami masyarakat pesantren dan menjadi jembatan dakwah Al-Qur’an di tanah Jawa.

Di era modern, lahir pula Tafsir al-Mishbah karya Prof. M. Quraish Shihab. Ditulis dalam bahasa Indonesia, tafsir ini menekankan pendekatan kontekstual dan relevan dengan persoalan kontemporer, sehingga banyak diminati masyarakat luas.

Beberapa tafsir lain dari Nusantara yang juga berpengaruh antara lain:

1. Tafsir Anwarul Furqan karya A. Hassan (Persis Bandung), berbahasa Indonesia dengan pendekatan rasional.

2. Tafsir al-Azhar karya Buya Hamka, ditulis ketika beliau dipenjara di era Orde Lama. Tafsir ini menonjolkan nilai moral, sosial, dan nasionalisme.

Kehadiran tafsir-tafsir ini membuktikan bahwa ulama Nusantara memiliki kontribusi besar dalam khazanah penafsiran Al-Qur`an dunia Islam. Dengan bahasa dan pendekatan yang dekat dengan masyarakat, karya-karya tersebut tidak hanya menjadi warisan intelektual, tetapi juga sarana dakwah yang memperkokoh identitas keislaman di Indonesia dan Asia Tenggara.

TAGS : Info keislaman Tafsir Nusantara Al-Qur`an

Terkini