
Ilustrasi foto sahabat Nabi ﷺ
Terasmuslim.com - Umar bin Khattab radhiyallahu ‘anhu dikenal sebagai salah satu sahabat Nabi yang sangat berpengaruh dalam sejarah Islam. Sebelum masuk Islam, Umar dikenal keras menentang dakwah Rasulullah ﷺ bahkan berniat membunuh beliau. Namun, Allah ﷻ membukakan pintu hidayah baginya. Dalam sebuah riwayat disebutkan bahwa saat hendak menemui Nabi, Umar lebih dulu singgah ke rumah adiknya, Fatimah binti Khattab, yang saat itu sedang mempelajari Al-Qur’an. Mendengar lantunan ayat QS. Thaha, hati Umar luluh, dan ia pun meminta dibacakan ayat tersebut hingga akhirnya tersentuh hatinya.
Dalam riwayat hadis yang shahih (HR. Ahmad), Umar kemudian mendatangi Nabi Muhammad ﷺ dan menyatakan keislamannya. Rasulullah ﷺ dan para sahabat menyambut dengan penuh kebahagiaan. Masuk Islamnya Umar menjadi tonggak penting karena setelah itu kaum muslimin berani menampakkan ibadah mereka secara terbuka di Mekkah. Hal ini sejalan dengan firman Allah dalam QS. Az-Zumar: 22, “Maka apakah orang-orang yang dibukakan Allah hatinya untuk menerima Islam lalu ia mendapat cahaya dari Tuhannya (sama dengan orang yang membatu hatinya)?”. Ayat ini menggambarkan kondisi Umar ketika mendapat hidayah.
Keislaman Umar bin Khattab menjadi kemenangan besar bagi umat Islam kala itu. Rasulullah ﷺ pernah berdoa, “Ya Allah, muliakanlah Islam dengan salah satu dari dua orang yang lebih Engkau cintai: Umar bin Khattab atau Abu Jahl.” (HR. Tirmidzi). Doa ini dikabulkan Allah dengan masuk Islamnya Umar, yang kemudian dikenal sebagai al-Faruq, pemisah antara yang haq dan batil. Sejak saat itu, dakwah Islam semakin kuat dan kehadiran Umar menjadi benteng penting dalam perjuangan Rasulullah ﷺ.
TAGS : Islam hidayah dakwah umat