KEISLAMAN

Apa Benar Jin dan Setan Berkeliaran di Waktu Maghrib?

Vaza Diva Fadhillah Akbar| Kamis, 25/09/2025
Di masyarakat Muslim, sering terdengar anggapan bahwa jin dan setan berkeliaran di waktu maghrib, ini penjelasannya Ilustrasi - jin yang menganggu manusia (Foto: AI)

Jakarta, Terasmuslim.com - Di masyarakat Muslim, sering terdengar anggapan bahwa jin dan setan berkeliaran di waktu maghrib, menjelang petang. Waktu ini dianggap sebagai saat yang rawan, dimana energi negatif diyakini lebih mudah memasuki kehidupan manusia.

Namun, apakah benar bahwa jin dan setan lebih aktif pada waktu maghrib? Apa yang sebenarnya diajarkan dalam Islam mengenai fenomena ini?

Dalam ajaran Islam, jin adalah makhluk halus yang diciptakan oleh Allah SWT dari api yang tidak tampak oleh manusia. Mereka memiliki kemampuan untuk mempengaruhi manusia, baik secara baik maupun buruk.

Sementara itu, setan, yang termasuk dalam golongan jin, dikenal sebagai makhluk yang menyesatkan manusia agar menjauh dari jalan yang benar. Setan sering kali menggoda manusia untuk melakukan dosa dan perbuatan buruk.

Baca juga :

Salah satu alasan mengapa waktu maghrib sering dikaitkan dengan aktivitas jin dan setan adalah adanya beberapa hadis yang menyebutkan bahwa pada saat ini, ada waktu-waktu tertentu di mana setan lebih mudah mempengaruhi manusia. Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari, Rasulullah SAW bersabda:

"Apabila malam telah tiba, tahanlah anak-anakmu karena setan berkeliaran pada saat itu. Dan apabila telah lewat waktu maghrib, biarkan mereka kembali." (HR. Bukhari)

Hadis ini memberi gambaran bahwa setan memiliki kecenderungan untuk lebih aktif saat-saat tertentu, termasuk di waktu maghrib, yang dianggap sebagai waktu peralihan antara siang dan malam.

Oleh karena itu, para ulama menganjurkan agar manusia berhati-hati di waktu ini, terutama dengan menjaga diri dari hal-hal yang bisa membuka pintu gangguan jin dan setan.

Meskipun dalam Islam ada penjelasan mengenai kecenderungan setan untuk lebih aktif di waktu tertentu, tidak ada bukti ilmiah yang secara langsung menunjukkan bahwa jin dan setan secara fisik berkeliaran di waktu maghrib.

Fenomena ini lebih terkait dengan aspek spiritual dan keimanan seseorang. Dalam tradisi Islam, menjaga diri dengan doa dan dzikir dapat membantu untuk menghindari gangguan dari makhluk halus.

Seiring dengan pemahaman tentang hal ini, banyak masyarakat yang meyakini bahwa aktivitas maghrib membawa suasana tertentu yang lebih "sensitif", sehingga mereka merasa lebih mudah merasakan adanya gangguan.

Islam menganjurkan untuk berdoa, membaca ayat-ayat Al-Qur`an seperti Ayat Kursi, dan berzikir pada waktu tersebut untuk menjaga diri dari godaan setan.

Waktu maghrib dikenal sebagai saat peralihan antara siang dan malam, dan ini merupakan waktu yang penuh dengan dinamika. Secara psikologis, perubahan cahaya dan suasana hati dapat memengaruhi kondisi mental dan spiritual seseorang. Inilah mengapa umat Islam dianjurkan untuk menjaga diri dengan ibadah dan doa, agar terhindar dari godaan setan yang mungkin datang.

TAGS : Info Keislaman Jin Setan Waktu Maghrib

Terkini