
Ilustrasi bersyukur
Terasmuslim.com - Akal merupakan karunia besar dari Allah ﷻ yang membedakan manusia dengan makhluk lainnya. Dengan akal, manusia mampu berpikir, merenung, dan membedakan antara kebenaran dan kebatilan. Allah berfirman: “Dan Dia menundukkan untukmu apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi semuanya, (sebagai rahmat) daripada-Nya. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi kaum yang berpikir” (QS. Al-Jatsiyah: 13). Ayat ini menegaskan bahwa akal adalah pintu memahami tanda-tanda kebesaran Allah.
Rasulullah ﷺ juga menekankan pentingnya akal dalam menentukan nilai amal manusia. Beliau bersabda: “Tidak ada agama bagi orang yang tidak berakal” (HR. Ahmad). Hadis ini menunjukkan bahwa akal adalah dasar seseorang dalam memahami dan mengamalkan ajaran agama. Tanpa akal, manusia akan tersesat dalam hawa nafsu, tidak mampu membedakan jalan yang lurus dari kesesatan.
Karena itu, akal adalah anugerah termahal yang wajib dijaga dan dimanfaatkan untuk kebaikan. Menuntut ilmu, merenungkan ciptaan Allah, serta menggunakan akal untuk taat kepada-Nya adalah bentuk syukur atas karunia tersebut. Dengan akal yang digunakan secara benar, manusia akan selamat dunia dan akhirat.