KEISLAMAN

Hakikat Harta dalam Islam, Bukan Jumlahnya, tapi Amanah Penggunaannya

Yahya Sukamdani| Jum'at, 19/09/2025
Dalam Islam, harta bukan soal jumlah, tetapi amanah: dari mana diperoleh dan untuk apa digunakan. Ilustrasi foto sumber harta

Terasmuslim.com - Dalam Islam, harta dipandang sebagai amanah dari Allah ﷻ, bukan sekadar ukuran kekayaan. Al-Qur’an menegaskan bahwa semua harta yang ada di bumi hakikatnya milik Allah, sementara manusia hanya diberi titipan. Allah berfirman: “Berimanlah kamu kepada Allah dan Rasul-Nya dan nafkahkanlah sebagian dari hartamu yang Allah telah menjadikan kamu menguasainya...” (QS. Al-Hadid: 7). Ayat ini mengingatkan bahwa yang terpenting bukanlah seberapa banyak harta yang dimiliki, melainkan bagaimana manusia mengelolanya.

Rasulullah ﷺ pun menekankan hal yang sama. Beliau bersabda: “Tidak akan bergeser kedua kaki seorang hamba pada hari kiamat hingga ia ditanya tentang empat perkara... dan hartanya dari mana diperoleh dan untuk apa dibelanjakan.” (HR. Tirmidzi). Hadis ini menegaskan bahwa harta bisa bernilai ibadah jika diperoleh secara halal dan digunakan di jalan yang benar, tetapi bisa menjadi sumber azab jika disalahgunakan.

Oleh karena itu, ukuran kemuliaan seseorang di sisi Allah tidak ditentukan oleh banyaknya harta, melainkan oleh kesucian cara mendapatkannya dan kebermanfaatannya. Harta sedikit tapi penuh keberkahan lebih baik daripada harta melimpah namun melalaikan. Prinsip inilah yang menjadikan seorang muslim selalu bersikap amanah, adil, dan bijak dalam menggunakan setiap rezeki yang Allah titipkan.

Baca juga :
TAGS : Harta amanah Islam berkah rezeki

Terkini