KEISLAMAN

Keutamaan Orang Miskin dan Lemah dari Kalangan Muslimin

Yahya Sukamdani| Selasa, 16/09/2025
Kemuliaan seorang muslim bukan pada harta, melainkan pada ketakwaan, doa orang miskin dan lemah sering lebih dekat dengan rahmat Allah. Ilustrasi menafkahi janda dan fakir miskin

Terasmuslim.com - Dalam pandangan Islam, kemuliaan seorang hamba tidak diukur dari harta, kedudukan, atau kekuatan duniawi, melainkan dari ketakwaannya. Rasulullah ﷺ banyak menegaskan bahwa orang-orang miskin dan lemah dari kalangan muslimin memiliki keutamaan besar di sisi Allah. Meski secara materi terbatas, mereka sering lebih dekat dengan kesabaran, keikhlasan, dan ketawakkalan kepada-Nya.

Dalam sebuah hadis disebutkan, mayoritas penghuni surga adalah orang-orang miskin. Hal ini menunjukkan bahwa kekurangan duniawi tidak menjadi penghalang untuk meraih derajat tinggi di akhirat. Justru dengan kesederhanaan, mereka lebih mudah menjaga hati dari kesombongan, riya, dan ketergantungan pada dunia. Doa orang miskin yang tulus juga lebih cepat diijabah oleh Allah, sebagaimana Rasulullah mengingatkan agar umat Islam menghormati dan memperhatikan mereka.

Keutamaan lain bagi orang miskin dan lemah adalah kedekatan mereka dengan Rasulullah ﷺ di surga. Beliau bersabda bahwa beliau akan bersama orang miskin pada hari kiamat. Hal ini menjadi motivasi besar agar kaum muslimin tidak meremehkan mereka, melainkan menghormati, menyayangi, dan menolongnya.

Baca juga :
TAGS : Miskin lemah harta takwa Islam

Terkini