
Ilustrasi anak berdoa untuk orang tua
Terasmuslim.com - Berbakti kepada orang tua tidak berhenti meski keduanya telah tiada. Islam mengajarkan bahwa doa seorang anak saleh menjadi amal yang terus mengalir bagi orang tuanya di alam kubur. Rasulullah ﷺ menegaskan, ketika manusia meninggal dunia maka terputus amalnya kecuali tiga perkara: sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, dan doa anak saleh. Artinya, doa anak merupakan salah satu bukti terbesar bakti setelah wafatnya orang tua.
Selain doa, anak juga bisa menyalurkan sedekah atau wakaf atas nama orang tua. Setiap kebaikan yang dilakukan dengan niat menghadiahkan pahala untuk mereka akan sampai, sebagaimana dijelaskan dalam banyak riwayat sahih. Membayar hutang orang tua, menunaikan nazar mereka, bahkan melanjutkan amal baik yang belum sempat dikerjakan juga merupakan wujud nyata bakti setelah wafat.
Menjaga silaturahmi dengan kerabat, sahabat, atau orang-orang dekat orang tua termasuk amal mulia yang dianjurkan Rasulullah ﷺ. Hal ini menunjukkan rasa hormat dan melanjutkan hubungan baik yang dulu dijalin orang tua semasa hidup.
Dengan begitu, bakti seorang anak tidak terbatas waktu. Meski orang tua sudah berpulang, doa tulus, amal sedekah, menjaga nama baik keluarga, dan meneruskan kebaikan mereka menjadi bukti nyata cinta yang abadi.