
Ilustrasi - Seorang Muslim tengan memanjatkan sebuah doa (Foto: Pexels/Tanvir Khondokar)
Terasmuslim.com - Perjalanan darat, baik menggunakan mobil, motor, bus, maupun kendaraan lainnya, merupakan bagian penting dari aktivitas sehari-hari masyarakat.
Islam memberikan tuntunan adab yang indah agar setiap perjalanan membawa keberkahan dan keselamatan. Salah satunya adalah membaca doa khusus ketika menaiki kendaraan.
Doa ini diajarkan Rasulullah SAW sebagai bentuk dzikir kepada Allah yang telah menundukkan kendaraan bagi manusia.
Bacaan doa menaiki kendaraan sebagaimana termaktub dalam Al-Qur’an (QS. Az-Zukhruf: 13–14) dan hadis adalah sebagai berikut:
بِسْمِ اللَّهِ، الْحَمْدُ لِلَّهِ، سُبْحَانَ الَّذِي سَخَّرَ لَنَا هَذَا وَمَا كُنَّا لَهُ مُقْرِنِينَ، وَإِنَّا إِلَى رَبِّنَا لَمُنْقَلِبُونَ، الْحَمْدُ لِلَّهِ، الْحَمْدُ لِلَّهِ، الْحَمْدُ لِلَّهِ، اللَّهُ أَكْبَرُ، اللَّهُ أَكْبَرُ، اللَّهُ أَكْبَرُ، سُبْحَانَكَ إِنِّي ظَلَمْتُ نَفْسِي فَاغْفِرْ لِي، فَإِنَّهُ لَا يَغْفِرُ الذُّنُوبَ إِلَّا أَنْتَ
Bismillāh, alhamdulillāh, subhānal-ladzī sakhkhara lanā hādzā wa mā kunnā lahu muqrinīn, wa innā ilā rabbinā lamunqalibūn. Alhamdulillāh, alhamdulillāh, alhamdulillāh. Allāhu akbar, Allāhu akbar, Allāhu akbar. Subhānaka innī zhalamtu nafsī faghfir lī, fa innahu lā yaghfirudz-dhunūba illā ant.
Artinya: “Dengan nama Allah, segala puji bagi Allah. Mahasuci Allah yang telah menundukkan semua ini bagi kami, padahal kami sebelumnya tidak mampu menguasainya. Dan sesungguhnya kami akan kembali kepada Tuhan kami. Segala puji bagi Allah, segala puji bagi Allah, segala puji bagi Allah. Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar. Mahasuci Engkau, sesungguhnya aku telah menzalimi diriku, maka ampunilah aku. Sesungguhnya tidak ada yang dapat mengampuni dosa selain Engkau.”
TAGS : Doa Kendaraan Darat Islam