
Ilustrasi - doa Maulid Nabi Muhammad SAW yang sering dibaca oleh orang-orang Indonesia (Foto: Ist)
Jakarta, Terasmuslim.com - Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW menjadi tradisi keagamaan yang begitu melekat di masyarakat Indonesia.
Setiap bulan Rabiul Awal, umat Islam di berbagai daerah menggelar acara maulid dengan penuh khidmat, mulai dari pembacaan shalawat, kisah kelahiran Nabi, hingga doa-doa khusus.
Meski berbeda daerah memiliki tradisi yang beragam, ada sejumlah doa yang umum dibaca dalam peringatan Maulid Nabi di Indonesia. Doa-doa tersebut dipandang sebagai bentuk rasa syukur, pengagungan kepada Allah, dan wujud cinta kepada Rasulullah SAW.
1. Shalawat Nabi
Lantunan shalawat menjadi bagian utama dalam acara maulid. Shalawat dibaca berulang kali, baik berupa Shalawat Badar, Shalawat Nariyah, maupun shalawat lainnya. Tujuannya adalah memohon rahmat Allah serta memperbanyak ingatan kepada Nabi Muhammad SAW.
2. Doa Pembuka Acara
Biasanya acara maulid dibuka dengan doa yang berisi permohonan keberkahan bagi majelis, keselamatan bagi jamaah, serta kelancaran jalannya acara. Doa pembuka ini dipimpin oleh ustaz atau tokoh agama setempat.
3. Doa Keselamatan (Doa Saparan atau Doa Selamat)
Dalam tradisi masyarakat Jawa dan Nusantara, doa keselamatan sering dibacakan dalam acara maulid. Doa ini berisi permohonan perlindungan dari bala, keberkahan rezeki, dan kesehatan bagi umat.
4. Doa Akhir Maulid (Doa Penutup)
Setelah rangkaian pembacaan maulid selesai, doa penutup dipanjatkan. Biasanya berisi permohonan agar umat Islam mendapatkan syafaat Rasulullah SAW di hari kiamat, dijauhkan dari segala keburukan, dan diberikan kekuatan untuk meneladani akhlak Nabi.
5. Doa Arwah (Tahlil)
Di beberapa daerah, acara maulid juga dirangkaikan dengan tahlilan atau doa untuk para leluhur dan kerabat yang telah wafat. Hal ini mencerminkan kearifan lokal yang berpadu dengan tradisi keagamaan.
TAGS : Info Keislaman Doa Maulid Rasulullah SAW