
Ilustrasi foto diskusi tentang perayaan maulid
Terasmuslim.com - Perayaan Maulid Nabi Muhammad ﷺ masih menjadi perdebatan di kalangan umat Islam. Sebagian ulama memandangnya sebagai bentuk ekspresi cinta kepada Rasulullah melalui dzikir, doa, dan shalawat. Namun, sebagian lainnya menilai bahwa perayaan Maulid tidak pernah dicontohkan langsung oleh Nabi maupun para sahabat, sehingga dianggap sebagai perkara baru dalam agama (bid’ah) yang sebaiknya ditinggalkan.
Meski demikian, menyamakan tidak mengikuti perayaan Maulid dengan tidak mencintai Nabi adalah kesimpulan yang keliru. Cinta kepada Rasulullah ﷺ diwujudkan dengan meneladani sunnah beliau, mengikuti ajarannya, bershalawat, dan mengamalkan Islam secara kaffah. Seorang Muslim bisa sangat mencintai Nabi tanpa harus ikut dalam perayaan Maulid, selama ia istiqamah menjalankan syariat.
Dengan demikian, ukuran cinta kepada Nabi bukan pada hadir atau tidaknya dalam acara Maulid, melainkan pada ketaatan terhadap ajaran beliau dalam kehidupan sehari-hari.