KEISLAMAN

Ini Laqab-Laqab Nabi Muhammad SAW

Vaza Diva Fadhillah Akbar| Selasa, 26/08/2025
Ini Laqab dari Nabi Muhammad SAW Ilustrasi - lafadz Nabi Muhammad SAW (Foto: Pexels/Necati Ömer Karpuzoğlu)

Jakarta, Terasmuslim.com - Nabi Muhammad SAW tidak hanya dikenal sebagai utusan terakhir Allah, tetapi juga seorang manusia yang memiliki akhlak mulia.

Sejak sebelum diangkat menjadi Rasul, masyarakat Makkah sudah menghormati beliau dan memberikan berbagai laqab atau gelar yang mencerminkan kepribadian luhur.

Al-Amin (Yang Terpercaya)

Sejak muda, Nabi Muhammad SAW terkenal jujur dan dapat dipercaya. Sifat ini membuat beliau dijuluki Al-Amin, yang berarti “orang yang amanah”. Bahkan, ketika kaum Quraisy berbeda pendapat mengenai siapa yang berhak meletakkan Hajar Aswad saat renovasi Ka’bah, mereka sepakat menunjuk Muhammad yang dikenal paling adil.

Baca juga :

Ash-Shadiq (Yang Jujur)

Selain amanah, Nabi juga terkenal tidak pernah berdusta. Perkataan beliau selalu benar, sehingga masyarakat menjulukinya Ash-Shadiq, yaitu “yang jujur”. Gelar ini melekat sebelum beliau menerima wahyu, menandakan integritas beliau sudah diakui luas.

Al-Mahi (Penghapus Kekafiran)

Setelah diangkat menjadi Rasul, Nabi Muhammad SAW juga mendapat laqab Al-Mahi, yang artinya “penghapus”. Maksudnya, melalui ajaran Islam, beliau menghapuskan kekafiran dan menyebarkan cahaya tauhid ke seluruh penjuru dunia.

Al-Hasyir (Penghimpun)

Nabi Muhammad SAW juga dikenal dengan laqab Al-Hasyir, yaitu “penghimpun”. Gelar ini merujuk pada peran beliau sebagai pemimpin yang kelak akan menghimpun umat manusia menuju jalan Allah dan menjadi pemimpin di hari kiamat.

Al-‘Aqib (Penutup Para Nabi)

Salah satu gelar penting Nabi adalah Al-‘Aqib, yang berarti “pengikut terakhir” atau “penutup”. Gelar ini menegaskan bahwa beliau adalah Nabi terakhir, dan setelahnya tidak ada lagi utusan Allah yang diutus ke dunia.

TAGS : Info Keislaman Nabi Muhammad SAW Laqab

Terkini