
Ilustrasi - sholat (Foto: tribunnews)
Jakarta, Terasmuslim.com - Tidak semua umat Islam familiar dengan Sholat Ayat, sebuah sholat sunnah yang dianjurkan ketika terjadi fenomena atau peristiwa besar di alam, seperti gerhana, gempa bumi, angin kencang, hingga bencana alam yang menimbulkan rasa takut bagi manusia. Pertanyaannya, bagaimana sebenarnya hukum sholat ini dalam Islam?
Sholat Ayat pada dasarnya memiliki landasan dari sunnah Rasulullah SAW. Diriwayatkan bahwa beliau melaksanakan sholat ini ketika terjadi gerhana matahari dan memerintahkan umatnya untuk sholat ketika menghadapi tanda-tanda kebesaran Allah SWT di alam semesta.
Dengan demikian, para ulama menyepakati bahwa hukum Sholat Ayat adalah sunnah muakkadah – yaitu sunnah yang sangat dianjurkan untuk dilakukan. Artinya, siapa yang mengerjakannya akan mendapatkan pahala, sementara yang meninggalkannya tidak berdosa, meski dianggap merugi karena melewatkan kesempatan mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Sholat Ayat bukan hanya sekadar ritual ibadah, tetapi juga sebagai pengingat bagi manusia agar kembali mengingat kebesaran Sang Pencipta. Ketika bencana terjadi, manusia kerap merasa takut dan tidak berdaya. Di sinilah Sholat Ayat hadir sebagai sarana untuk menenangkan hati, memohon perlindungan, dan memperkuat iman.
Dilaksanakan Saat Peristiwa Alam Besar
Para ulama fiqih menjelaskan bahwa Sholat Ayat dilakukan pada saat:
1. Gerhana matahari atau bulan,
2. Gempa bumi
3. Angin kencang yang menakutkan, atau bencana alam lainnya yang menimbulkan rasa cemas.
TAGS : Info Keislaman Sholat Ayat sunnah muakkadah