
Ilustrasi hasad
Terasmuslim.com - Hasad atau iri hati adalah penyakit batin yang sering kali tersembunyi namun memiliki dampak merusak dalam kehidupan pribadi maupun sosial. Dalam Islam, hasad dikategorikan sebagai salah satu penyakit hati paling berbahaya karena bisa merusak amal, menghancurkan hubungan, dan menimbulkan dosa besar.
Hasad adalah perasaan tidak senang melihat orang lain mendapat nikmat, disertai keinginan agar nikmat itu hilang darinya. Berbeda dengan ghibthah (rasa ingin seperti orang lain tanpa berharap orang tersebut kehilangan nikmatnya), hasad merupakan dorongan negatif yang sangat dilarang dalam Islam.
Rasulullah ﷺ bersabda:
“Hati-hatilah kalian terhadap hasad, karena sesungguhnya hasad itu memakan kebaikan sebagaimana api memakan kayu bakar.”
(HR. Abu Dawud)
Berikut ini tiga keburukan utama dari hasad yang perlu diwaspadai:
Hasad bisa merusak pahala amal seseorang. Ketika hati dipenuhi iri, segala amal kebaikan bisa lenyap karena niat yang tidak lurus, hati yang penuh kebencian, dan pikiran negatif terhadap sesama. Seperti api yang melahap kayu bakar, hasad menghanguskan pahala dengan cepat dan tanpa disadari.
Orang yang hasad cenderung memendam dendam, menebar kebencian, dan bahkan menyebarkan fitnah terhadap orang yang ia iri. Ini bisa merusak hubungan sosial, memecah belah umat, bahkan menyebabkan pertikaian dalam keluarga, lingkungan kerja, atau masyarakat luas.
Hasad sejatinya merupakan bentuk protes terhadap takdir Allah. Orang yang hasad tidak rela orang lain mendapat rezeki, jabatan, atau kebahagiaan, seolah-olah Allah telah berlaku tidak adil. Padahal setiap nikmat sudah ditentukan dengan hikmah dan keadilan oleh-Nya.
Ulama menyebut hasad sebagai penyakit hati yang jika tidak segera dibersihkan, akan terus berkembang menjadi dosa besar lainnya seperti ghibah, namimah, bahkan kebencian mendalam tanpa alasan yang sah.
Untuk menghindari hasad, umat Islam dianjurkan memperbanyak istighfar, menjaga hati dari bisikan setan, serta senantiasa bersyukur atas nikmat diri sendiri. Selain itu, mendoakan kebaikan bagi orang lain juga menjadi obat mujarab untuk menyembuhkan rasa iri di hati.
Islam menekankan bahwa rezeki dan nikmat dunia adalah ujian, bukan ukuran kemuliaan. Maka daripada iri terhadap nikmat orang lain, lebih baik fokus pada memperbaiki diri dan memperbanyak amal yang diridhai Allah.
TAGS : Hasad iri penyakit hati Islam perasaan