KEISLAMAN

Arab Saudi Menghijau, Antara Proyek Ambisius dan Bisikan Ramalan Kiamat

Vaza Diva Fadhillah Akbar| Rabu, 30/07/2025
Hubungan proyek gila Arab Saudi dan tanda-tanda kiamat yang disebutkan dalam beberapa riwayat Ilustrasi - hari Kiamat (Foto: kompas)

Jakarta, Terasmuslim.com - Pemerintah Arab Saudi baru-baru ini meluncurkan proyek penghijauan ambisius yang menarik perhatian dunia, sekaligus menimbulkan kekhawatiran di kalangan sebagian umat Muslim.

Dilansir dari beberapa sumber, proyek ini bertujuan untuk mengubah gurun tandus menjadi hutan yang subur dan hijau, dengan target penanaman 10 miliar pohon di area gurun seluas 74 juta hektar.

Meskipun memiliki potensi besar untuk memperbaiki kondisi lingkungan, langkah ini juga memunculkan spekulasi dan ketakutan tentang kaitannya dengan peristiwa yang diyakini oleh sebagian orang sebagai tanda datangnya hari kiamat.

Inisiatif besar ini sering disebut "proyek gila Arab Saudi" karena skala dan ambisinya yang luar biasa. Dengan anggaran yang diperkirakan mencapai ratusan miliar dolar, proyek ini bertujuan untuk merubah lanskap gurun yang panas menjadi kawasan yang sejuk dan hijau.

Baca juga :

Leboh lanjut, transformasi ini tentunya sangat mencolok, mengingat Arab Saudi dikenal dengan gurun pasir yang luas dan panas.

Akan tetapi, proyek penghijauan ini tidak hanya menimbulkan kegembiraan. Di kalangan sebagian umat Muslim, ada kekhawatiran bahwa perubahan besar yang terjadi di dataran Arab ini bisa menjadi tanda dekatnya hari kiamat.

Berdasarkan sejumlah keyakinan dalam Islam, ada hadist yang menyebutkan bahwa salah satu tanda akhir zaman adalah ketika tanah tandus di Arab berubah menjadi subur dan hijau.

Keyakinan ini semakin kuat dengan proyek penghijauan yang sedang dijalankan, yang menurut sebagian orang bisa menjadi petunjuk bahwa hari kiamat sudah semakin dekat.

Memang, dalam salah satu riwayat hadis yang diriwayatkan oleh Imam Muslim, disebutkan bahwa "Hari Kiamat tidak akan terjadi sampai tanah Arab kembali menjadi taman yang subur, yang ditumbuhi banyak sungai."

Oleh karena itu, proyek penghijauan ini membuat sebagian umat merasa semakin cemas, meskipun niatnya adalah untuk meningkatkan kualitas lingkungan dan mengatasi perubahan iklim.

Kekhawatiran ini, meskipun belum terbukti secara ilmiah, menjadi perenungan bagi banyak orang mengenai hubungan antara teknologi, alam, dan keyakinan agama, serta bagaimana proyek besar semacam ini dapat mempengaruhi pandangan umat terhadap waktu dan takdir yang telah ditentukan.

TAGS : Info Keislaman Arab Saudi Lingkungan Hijau Hari Kiamat

Terkini