KEISLAMAN

Buya Yahya Ingatkan Bahaya Utang yang Tak Terkendali

Vaza Diva Fadhillah Akbar| Senin, 28/07/2025
Penjelasan Buya Yahya tentang utang dalam Islam Buya Yahya (Foto: liputan6)

Jakarta, Terasmuslim.com - Budaya berutang yang semakin berkembang di masyarakat mendapatkan sorotan dari pendakwah kondang, KH Yahya Zainul Ma’arif, atau yang akrab disapa Buya Yahya.

Dalam ceramahnya yang dikutip pada Senin (28/7) dalam kanal Youtube resminya, Buya Yahya mengingatkan betapa berbahayanya utang jika dilakukan tanpa perencanaan yang matang dan didasari oleh kebutuhan mendesak.

Ia menekankan bahwa budaya konsumtif yang sering kali mendorong seseorang untuk berutang demi memenuhi gaya hidup sosial dapat menimbulkan ketidaktenangan dalam hidup.

Menurut Buya Yahya, banyak orang saat ini lebih mengutamakan penampilan, membeli barang yang belum mampu dibeli, seperti rumah, kendaraan, dan gadget, dengan cara mencicil dan menambah utang. Ia menyayangkan pola pikir tersebut yang justru mengarah pada ketamakan dan kerakusan.

Baca juga :

"Semoga Allah menjauhkan kita dari utang yang bikin susah tidur dan tidak tenang di siang hari. Malam hari susah tidur, siang hari enggak tenang. Itu adalah orang punya utang," ujar Buya Yahya.

Buya Yahya juga menjelaskan bahwa kehidupan yang terikat oleh utang akan mengganggu fokus dalam beribadah. Pikiran yang seharusnya tertuju kepada Allah justru terganggu oleh tagihan dan cicilan yang harus dibayar.

"Orang seperti ini tidak akan bisa khusyuk dalam sholat, karena begitu berdiri sholat, yang diingat adalah cicilan," tambahnya.

Ia menambahkan bahwa Islam mengajarkan hidup sederhana dan mengelola keinginan dengan bijak. Masyarakat harus menghindari gaya hidup konsumtif yang menjerat dalam perbudakan utang. Buya Yahya juga mengingatkan agar setiap Muslim hanya berutang dalam kondisi yang sangat mendesak, dan melunasi utang dengan niat yang kuat.

Lebih lanjut, Buya Yahya mengutip sebuah hadis yang menyebutkan bahwa utang adalah urusan besar dalam Islam. Bahkan, orang yang mati syahid pun dapat tertahan karena utangnya.

Ia menganjurkan agar umat Islam menjauh dari utang yang tidak perlu dan mengajarkan anak-anak untuk hidup sederhana tanpa terjebak dalam standar hidup yang dikonstruksi media sosial.

Akhirnya, Buya Yahya mengajak umat Islam untuk senantiasa berdoa agar dijauhkan dari utang dan diberi kecukupan dalam hidup. Ia berharap umat Islam bisa lebih mawas diri dalam urusan harta dan menghindari gaya hidup yang berakhir pada jerat utang demi kebahagiaan yang sejati.

TAGS : Info Keislaman Buya Yahya utang Islam

Terkini