
Buya Yahya (Foto: liputan6)
Jakarta, Terasmuslim.com - Dalam keseharian, kita kerap menemui orang yang datang meminta bantuan. Tapi bagaimana jika kita benar-benar tidak memiliki apa pun untuk diberikan?
KH Yahya Zainul Ma`arif atau Buya Yahya, Pengasuh Ponpes Al-Bahjah Cirebon, mengingatkan agar kita tidak membiarkan peminta-minta pulang dengan tangan hampa.
Dalam sebuah video di kanal YouTube @albahjah-tv yang dikutip pada Jumat (25/7), beliau menekankan pentingnya berbagi, meski hanya dengan sesuatu yang sederhana.
“Jangan sampai ada orang datang meminta lalu kembali dengan tangan kosong,” ujar Buya Yahya.
Beliau menuturkan kisah pada masa Rasulullah SAW, ketika seorang perempuan mengeluh karena tidak punya apa pun untuk diberikan. Rasulullah pun bersabda agar tetap memberi, walau hanya sepotong kaki kambing atau ayam.
Pesan moralnya jelas, yakni sekecil apa pun pemberian, tetap bernilai besar bagi mereka yang membutuhkan. Misalnya, bagi seseorang yang sedang kesulitan, sepotong ikan asin atau bawang pun bisa menjadi pelengkap makanan yang nikmat.
Tak hanya dalam bentuk materi, berbagi bisa dilakukan dengan senyum, doa, atau kata-kata yang menyejukkan. Menghibur dengan empati lebih baik daripada menghardik.
Buya Yahya menegaskan, memberi harus disertai keikhlasan, bukan karena terpaksa atau merasa lebih tinggi. Bahkan, ucapan seperti “Saya hanya punya ini, jika berkenan silakan,” sudah menjadi bentuk kebaikan yang berharga.
Islam mengajarkan bahwa berbagi sekecil apa pun adalah ibadah yang mendatangkan keberkahan. Allah melipatgandakan setiap kebaikan yang dilakukan dengan niat tulus.
Menanamkan sifat dermawan dan peduli terhadap sesama, menurut Buya Yahya, akan membawa ketenangan dalam hidup dan membuka pintu rezeki di masa depan.
TAGS : Buya Yahya pengemis pahala berkah