KEISLAMAN

Bukti Kebaikan di Akhirat? Pastikan Hal Ini Tidak Terabaikan

Vaza Diva Fadhillah Akbar| Kamis, 17/07/2025
Shalat adalah ibadah pertama yang akan dihisab (dihitung dan diperiksa) pada Hari Kiamat Ilustrasi - kiamat (Foto: kompas)

Jakarta, Terasmuslim.com - Hari Kiamat adalah sebuah keniscayaan yang akan datang. Dalam ajaran Islam, hari tersebut adalah hari perhitungan amal di mana setiap manusia akan mempertanggungjawabkan perbuatannya di dunia.

Pertanyaan besar yang kerap menghantui benak umat Muslim adalah, Bagaimana caranya agar kita bisa selamat dan mendapatkan kebaikan di Hari Kiamat?

Islam memberikan panduan yang jelas. Salah satu kunci keselamatan di hari yang sangat dahsyat itu adalah dengan menjaga dan melaksanakan shalat lima waktu dengan sebaik-baiknya. Mengapa shalat begitu penting hingga bisa menjadi penyelamat di Hari Kiamat?

Shalat adalah ibadah pertama yang akan dihisab (dihitung dan diperiksa) pada Hari Kiamat. Rasulullah SAW bersabda.

Baca juga :

"Perkara pertama yang akan dihisab dari seorang hamba pada Hari Kiamat adalah shalatnya. Jika shalatnya baik, maka baiklah seluruh amalnya. Jika shalatnya rusak, maka rusaklah seluruh amalnya." (HR. At-Tirmidzi).

Hadis ini menunjukkan betapa sentralnya peran shalat dalam kehidupan seorang Muslim. Shalat bukan hanya sekadar gerakan fisik dan bacaan lisan, melainkan sebuah bentuk komunikasi langsung antara hamba dengan Rabb-nya. Ia adalah wujud ketundukan, rasa syukur, dan permohonan ampunan.

Menjaga shalat lima waktu dengan penuh kesadaran dan keikhlasan adalah investasi terbaik untuk kehidupan di akhirat. Ia bukan hanya sekadar kewajiban, tetapi juga jembatan menuju keselamatan dan kebahagiaan abadi di Hari Kiamat.

Mari kita jadikan shalat sebagai prioritas utama dalam hidup, agar ia menjadi saksi kebaikan yang memberatkan timbangan amal kita kelak.

TAGS : Shalat ibadah hisab Hari Kiamat

Terkini