KEISLAMAN

Mengapa Ibu Lebih Utama dalam Islam?

Yahya Sukamdani| Rabu, 09/07/2025
Dalam ajaran Islam, sosok ibu menempati posisi yang sangat mulia dan utama. Ilustrasi foto ibu dan anak (Foto: Ist)

Terasmuslim.com - Dalam ajaran Islam, sosok ibu menempati posisi yang sangat mulia dan utama. Keutamaannya bahkan disebut tiga kali lebih besar dibandingkan ayah dalam urusan berbakti anak kepada orang tuanya. Hal ini bukan tanpa alasan, melainkan didasarkan pada perjuangan panjang dan penuh pengorbanan seorang ibu sejak masa kehamilan hingga membesarkan anak-anaknya.

Nabi Muhammad ﷺ secara tegas menyebut ibu dalam posisi yang paling layak untuk dihormati oleh seorang anak. Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Muslim, diceritakan bahwa seseorang bertanya kepada Rasulullah tentang siapa yang paling berhak mendapatkan baktinya. Rasul pun menjawab, “Ibumu.” Orang itu bertanya lagi, dan Nabi tetap menjawab, “Ibumu.” Hingga pada pertanyaan keempat, barulah Nabi menjawab, “Ayahmu.”

Hadis ini sering dikutip sebagai dasar mengapa ibu mendapat porsi penghormatan tiga kali lebih besar daripada ayah. Alasannya adalah karena ibu mengandung selama sembilan bulan, melahirkan dengan penuh perjuangan, lalu menyusui dan merawat anak sepanjang waktu dengan kasih sayang tanpa pamrih.

Al-Qur’an pun menyinggung hal ini dalam Surah Luqman ayat 14, yang berbunyi, "Kami perintahkan kepada manusia agar berbuat baik kepada kedua orang tuanya. Ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah dan menyapihnya dalam dua tahun." Ayat ini menegaskan bahwa beban berat yang dipikul ibu sejak masa kehamilan adalah alasan utama mengapa bakti kepadanya begitu ditekankan.

Baca juga :

Tak hanya itu, dalam hadis lain yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad dan an-Nasa’i, Rasulullah bersabda, "Surga berada di bawah telapak kaki ibu." Ungkapan ini bukan hanya kiasan, tetapi menggambarkan betapa tinggi derajat seorang ibu di mata Allah dan Rasul-Nya. Ridha Allah tergantung pada ridha orang tua, dan ridha orang tua sangat erat kaitannya dengan kerelaan hati ibu.

Doa seorang ibu juga dikenal sebagai doa yang mustajab. Banyak ulama menyebutkan bahwa doa ibu untuk kebaikan anaknya bisa membuka jalan kemudahan, keselamatan, hingga keberkahan hidup. Hal ini membuat hubungan batin antara ibu dan anak dalam Islam bukan sekadar biologis, tetapi juga spiritual.

Dalam pandangan Islam, ibu juga menjadi madrasah pertama bagi anak-anaknya. Dari pangkuan ibu, anak-anak mengenal akhlak, nilai, dan dasar-dasar agama. Tak heran jika peran ibu sering disebut sebagai pondasi utama lahirnya generasi yang berkualitas dalam umat Islam.

Dengan begitu banyaknya keutamaan dan pengorbanan yang dilakukan, tak heran jika Islam menempatkan ibu dalam derajat yang sangat tinggi. Maka bagi setiap Muslim, memuliakan ibu bukan sekadar kewajiban, melainkan bentuk ibadah yang bisa mengantarkan pada rida Allah dan jalan menuju surga.

TAGS : Ibu utama Islam

Terkini